Resmi Berdiri, XLSMART Fokus Pengembangan di Sulawesi dan Kalimantan
Sulawesi dan Kalimantan jadi fokus karena posisinya yang strategis sebagai pintu ke wilayah Indonesia Timur dan dekat dengan IKN.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/24042025_XLSMART.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKASSAR - PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom resmi bergabung menjadi satu entitas baru bernama PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk atau XLSMART.
XLSMART resmi diluncurkan pekan lalu di Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Kini, XLSMART hadir di Makassar, Sulsel, memperkenalkan diri sebagai entitas telekomunikasi terpadu yang baru, Kamis (24/5/2025).
Ini menandai dimulainya babak baru dalam era digital Indonesia. XLSMART siap mendefinisikan ulang konektivitas, mendorong inovasi, dan meningkatkan pengalaman pelanggan di seluruh Nusantara.
Pengenalan XLSMART di Makassar menandai komitmennya untuk fokus pengembangan di wilayah Sulawesi dan Kalimantan.
Presiden Direktur dan CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengatakan dalam temu wartawan di Grand Ballroom lantai satu Hyatt Place Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (24/4/2025), bahwa Sulawesi dan Kalimantan memiliki potensi besar karena itu menjadi pusat perhatian para operator telekomunikasi nasional, termasuk XLSMART.
"Salah satu yang paling menjadi perhatian kami adalah Sulawesi dan Kalimantan karena posisinya yang strategis sebagai pintu ke wilayah Indonesia Timur dan dekat dengan IKN,” ucapnya
“Pembentukan XLSMART adalah langkah penting dalam mewujudkan tujuan kami yaitu menghubungkan setiap orang Indonesia untuk kehidupan yang lebih baik," katanya.
"Lewat merger ini, kami menyatukan kekuatan dari XL Axiata dan Smartfren agar dapat menjadi pemimpin laju transformasi digital Indonesia. Sehingga, di wilayah Sulawesi dan Kalimantan, basis pengguna kami semakin besar, cakupan infrastruktur kami semakin luas, dan ini memperkuat posisi kami sebagai operator nomor dua terkuat di kawasan tersebut,” tambahnya.
Ini menjadi komitmen XLSMART dalam mendukung program inklusi akses internet yang merata di Indonesia semakin tinggi.
Rajeev menjelaskan bahwa posisi ini didasarkan pada data analisis internal terhadap pola penggunaan layanan digital dan media sosial, yang mencerminkan tingginya adopsi layanan data di Sulawesi dan Kalimantan.
Diketahui, Kalimantan sekarang kian jadi focus setelah berdirinya IKN.
Dan di Sulawesi juga makin tinggi demand di mana berdiri pusat pertambangan nikel terbesar di Indonesia.
XLSMART akan terus mengoperasikan merek-merek andalan perusahaan untuk melayani pelanggan mobile seluler dan home broadband melalui XL, AXIS, dan Smartfren maupun pelanggan UMKM dan korporasi melalui XLSMART for Business sembari meningkatkan kualitas layanan, memperluas cakupan, dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih cerdas dan terintegrasi.
"Potensi untuk terus meningkatkan dan memperkuat posisi sebagai strong number 2 di area sulawesi dan kalimantan semakin terbuka seiring dengan penyelarasan terhadap site dan BTS-BTS yang masih tumpang tindih eks XL dan SF," kata Rajev.
| XL Axiata Gelontorkan Rp 1,24 Triliun Untuk Peningkatan Kualitas Jaringan |
|
|---|
| Pelanggan XL Axiata Bertambah 1,2 Juta di Kuartal Pertama 2025 |
|
|---|
| XL Axiata Catat Kinerja Positif di 2024, Laba Bersih Naik 45 Persen |
|
|---|
| Trafik Data XL Axiata Naik 19 Persen Periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 |
|
|---|
| XL Axiata dan Smartfren Merger Bernilai Rp 104 Triliun, Hasilkan XLSmart |
|
|---|