Viral Dokter Kandungan di Garut Lecehkan Pasien, Polisi: Diduga Terjadi di 2024
Sebelumnya, video berdurasi 53 detik yang memperlihatkan dugaan tindakan tak senonoh oleh seorang dokter kandungan saat melakukan pemeriksaan USG...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kasatreskrim-Polres-Garut-AKP-Joko-Prihatin-memberikan-keterangan.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, GARUT – Kepolisian mengungkap bahwa kasus dugaan pelecehan seksual oleh seorang dokter kandungan terhadap pasiennya di sebuah klinik di Garut, Jawa Barat, diduga terjadi pada 20 Juni 2024.
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang menyampaikan informasi tersebut kepada media, Selasa (15/4/2025), sebagaimana dikutip dari kanal YouTube KompasTV.
“Berdasarkan data sementara yang kami dapatkan, peristiwa itu diduga terjadi pada 20 Juni 2024,” ujar Fajar.
Menindaklanjuti kasus ini, Fajar menjelaskan bahwa jajaran Polres Garut bersama Polda Jawa Barat telah membentuk tim khusus untuk mendalami lebih lanjut laporan yang masuk.
"Kasus ini sedang kami selidiki. Tim dari Polres Garut dan Polda Jabar sudah dibentuk untuk menyelidiki dugaan tersebut," katanya.
Ia menegaskan bahwa apabila terbukti terjadi tindakan pelecehan seksual, pihaknya akan memproses hukum pelaku secara serius dan tegas.
Baca juga: Viral Dokter Kandungan di Garut Terekam CCTV Lecehkan Pasien, Ternyata Sudah Berulang Kali
“Jika benar ada unsur pidana, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian untuk bertindak cepat.
Ia mendesak agar pelaku ditangkap dalam waktu 1x24 jam.
Baca juga: Polisi Buru Dokter Cabul di Garut yang Kabur Usai Videonya Viral
“Ini sudah jelas kok, tidak perlu berlarut-larut. Kalau dalam satu hari dokter ini belum ditangkap, saya minta Kapolri ganti Kapolres Garut,” ujarnya saat berada di Polres Metro Jakarta Timur, dikutip dari KompasTV.
| Viral Anggota TNI Pukul Pengunjung Kafe Valery Rantepao, Dandim Tator: Sudah Ditahan |
|
|---|
| Waduh, Warga Kesu Toraja Utara Lecehkan Anak Kandung dan Ponakan |
|
|---|
| Habitat Rusak akibat Tambang Emas, Macan Tutul hingga Elang Jawa di Gunung Salak Terancam Punah |
|
|---|
| Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak Warga Pulihkan Hutan, Diupah Rp50 Ribu per Hari |
|
|---|
| Wanita Pendorong Satpam ke Arah Kereta di Stasiun Gang Sentiong Ternyata ODGJ |
|
|---|