Kamis, 16 April 2026

Pendirian Bank Sampah di Mengkendek Tana Toraja Terkendala Anggaran

Camat Mengkendek, Aris Payangan mengungkapkan bahwa upaya pendirian Bank Sampah masih menghadapi kendala, terutama dalam hal anggaran.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Pendirian Bank Sampah di Mengkendek Tana Toraja Terkendala Anggaran
Tribun Toraja/Hariyadi Ibrahim
BANK SAMPAH - Camat Mengkendek, Aris Payangan, saat ditemui Jumat (14/3/2025) pagi. Ia menyampaikan bahwa pendirian Bank Sampah di wilayah Mengkendek Tana Toraja masih terkendala anggaran karena tidak adanya dana pendukung. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja mencanangkan program pengelolaan sampah melalui pendirian Bank Sampah sebagai bagian dari misi Bupati Zadrak Tombeg dan Wakil Bupati Erianto.

Misi ini disampaikan langsung oleh Bupati Zadrak dalam pidato perdananya di kantor DPRD Tana Toraja, Jl. Sultan Hasanuddin No. 2A, Bombongan, Kecamatan Makale, pada Selasa (4/3/2025) lalu.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Tana Toraja telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 600.4.15/52/DLH/III/2025 pada 5 Maret 2025 mengenai partisipasi pengelolaan sampah melalui gerakan pemilahan sampah dan pendirian Bank Sampah.

 

 

SE ini ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala lembang, pimpinan perusahaan swasta, serta direktur rumah sakit, hotel, restoran, kafe, perguruan tinggi, dan sekolah di Kabupaten Tana Toraja.

Camat Mengkendek, Aris Payangan, menyatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti edaran tersebut dengan menginformasikan kepada lurah, kepala lembang, serta pihak sekolah di wilayahnya.

"Kami sudah sampaikan kepada para lurah, kepala lembang, serta sekolah-sekolah di Kecamatan Mengkendek," ujarnya, Jumat (14/3/2025) pagi.

 

Baca juga: Pohon Bambu Tumbang dan Timpa Kabel Listrik di Gandasil Tana Toraja, Warga Takut Melintas

 

Namun, Aris mengungkapkan bahwa upaya pendirian Bank Sampah masih menghadapi kendala, terutama dalam hal anggaran.

"Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tana Toraja terkait penyediaan tempat untuk Bank Sampah," jelasnya.

Menurutnya, lahan untuk lokasi penampungan bisa disediakan, tetapi realisasi program terhambat karena tidak adanya dana pendukung.

 

Baca juga: BPBD Tana Toraja Tebang Pohon Rawan Tumbang di Makale untuk Antisipasi Bencana

 

"Tempatnya bisa kami siapkan, tetapi untuk fasilitas penampungan masih terkendala dana," tambahnya.

Aris berharap pemerintah kabupaten dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung operasional Bank Sampah, sehingga program ini dapat berjalan optimal.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved