Beredar Minyak Goreng MinyaKita Palsu, Berikut Cara Mudah Cek Keasilannya
Padahal, minyaknya dijual Rp 18 ribu, di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/konferensi-pers-kasus-minyakita-bareskrim-polri-jakarta-1132025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Polisi membongkar pabrik minyak goreng merk MinyaKita palsu di Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan, pengelola memperoleh minyak goreng curah dari berbagai tempat, kemudian dikemas menyerupai MinyaKita.
MinyaKita itu juga dikemas dengan kemasan plastik yang volumenya tidak mencapai satu liter.
Padahal, minyaknya dijual Rp 18 ribu, di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.
"Jadi yang kita dalami ini soal pengurangan takaran, dengan mengubah kemasan menyerupai MinyaKita," ujar Rio, Senin (10/3/2025).
Ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni TRM.
TRM merupakan pengelola gudang produksi MinyaKita palsu tersebut.
TRM diduga melakukan pengemasan ulang minyak curah dan mengurangi takaran dengan memperkerjakan lima karyawan.
Kecurangan tersebut terlihat dari yang seharusnya minyak kemasan pouch berat bersih ukuran 1 liter atau 1.000 ml, namun volume dikurangi menjadi hanya berisi 700-800 ml demi mengantongi keuntungan yang lebih banyak.
Di gudang tersebut, minyak goreng curah di packing ulang dengan kemasan MinyaKita lalu diedarkan sejak awal 2025.
Lalu, seperti apa MinyaKita palsu? Berikut ciri-cirinya.
1. Kemasan tanpa keterangan berat bersih dan izin BPOM
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menuturkan, produsen MinyaKita palsu menjual produk minyak goreng yang tidak sesuai kemasan dari Kemendag.
"(Kemasan MinyaKita palsu) tidak dilengkapi keterangan berat bersih, serta (izin edar) BPOM," kata Rio.
2. Label merek palsu
| Harga Pangan 25 September: Telur dan Beras Naik, Cabai Merah Anjlok |
|
|---|
| Harga Tomat Melonjak, Beras Naik Rp4 Ribu Per Liter di Pasar Bolu Toraja Utara |
|
|---|
| Harga Sembako Melonjak di Pasar Sentral Makale Tana Toraja, Masyarakat Resah Jelang Awal Bulan |
|
|---|
| Mengenal Pemilik Wilmar Group Terseret Korupsi Ekspor CPO, Kembalikan Rp 11,8 Triliun |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Naik di Pasar Bolu Rantepao Toraja Utara, MinyaKita Tembus Rp 20 Ribu per Liter |
|
|---|