Kamis, 7 Mei 2026

Viral Hujan Jeli di Gorontalo, Ternyata Gegara Mainan

Mereka mengungkapkan bahwa awalnya warga kaget melihat butiran seperti jeli muncul setelah hujan turun.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Viral Hujan Jeli di Gorontalo, Ternyata Gegara Mainan
Tangkapan layar Facebook
HUJAN JELI - Foto butiran jeli berhamburan di jalanan Desa Leyao Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (15/2) malam. Peristiwa ini sempat menghebohkan masyarakat. 

TRIBUNTORAJA.COM, GORONTALO – Warga Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara sempat dihebohkan dengan fenomena hujan yang menyerupai jeli pada Sabtu (15/2/2025).

Namun, setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa fenomena tersebut bukanlah hujan alami, melainkan akibat mainan anak-anak.

Mengutip laporan dari Kompas.com, sebuah video klarifikasi terkait kejadian ini beredar di media sosial.

 

 

Video tersebut diunggah oleh pengguna akun Facebook Santi Mala** pada Minggu (16/2/2025) dini hari.

Dalam video itu, dua perempuan menjelaskan bahwa fenomena yang mereka sebut "hujan jeli" ternyata berasal dari serbuk mainan anak-anak yang berubah tekstur saat terkena air.

"Kami ingin mengklarifikasi kesalahpahaman tentang hujan jeli di Desa Leyao. Kami mohon maaf atas siaran langsung kemarin yang sempat membuat heboh. Tidak ada niat untuk menyebarkan berita hoaks," ujar mereka.

 

Baca juga: Viral Hujan Jeli di Gorontalo, BMKG: Mustahil Secara Alami

 

Berawal dari Mainan Anak-anak

Mereka mengungkapkan bahwa awalnya warga kaget melihat butiran seperti jeli muncul setelah hujan turun.

Namun, setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, diketahui bahwa serbuk tersebut merupakan mainan anak-anak yang jika terkena air akan membentuk gumpalan menyerupai agar-agar.

"Anak-anak bermain dengan serbuk jeli itu pada siang hari sebelum hujan turun. Ketika hujan mengguyur malam harinya, serbuk tersebut berubah menjadi jeli, sehingga kami mengira itu adalah hujan jeli," jelasnya.

Mereka pun meminta maaf atas kesalahan informasi yang sempat menyebar luas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved