Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Bahlil Pastikan Golkar Tetap Solid
Terkait isu reshuffle, Bahlil menegaskan bahwa keputusan untuk mengganti atau mempertahankan menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prab
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Menteri-ESDM-Bahlil-Lahadalila-sambangi-pangkalan-gas-LPG-3-kilogram.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, optimistis bahwa kader-kader partainya yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih tetap dalam kondisi baik di tengah merebaknya isu perombakan kabinet.
Menurut Bahlil, para menteri dari Golkar yang saat ini menduduki posisi strategis di pemerintahan merupakan figur-figur berkualitas.
Ia yakin Presiden Prabowo Subianto memahami hal tersebut.
"Kami di DPP Partai Golkar, karena kader kami ada di kabinet sekitar delapan menteri, tiga wakil menteri, serta satu Gubernur Lemhannas. Kami yakin Presiden sangat memahami kualitas kader-kader Partai Golkar," ujar Bahlil dalam konferensi pers di sela-sela Rakernas Partai Golkar di Jakarta, Sabtu (8/2/2025).
Ia menambahkan bahwa Golkar dikenal sebagai partai yang melahirkan banyak pemimpin bangsa, sehingga kepercayaan terhadap kader-kadernya sudah teruji.
Terkait isu reshuffle, Bahlil menegaskan bahwa keputusan untuk mengganti atau mempertahankan menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo.
Baca juga: Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet, Sufmi Dasco: Tunggu Saja
"Jangan kita terlalu jauh mencampuri atau menganalisis berlebihan mengenai hak prerogatif Presiden," tegasnya.
Meski demikian, ia tetap meyakini bahwa kader Golkar dalam kabinet akan tetap solid dan aman.
"Kami percaya bahwa Golkar, insyaallah, tetap baik-baik saja," lanjutnya.
Baca juga: Kapan Reshuffle Kabinet? Ini Kata Istana
Ia juga menegaskan bahwa Golkar adalah partai yang selalu berada di garis depan dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto.
"Golkar bersama partai koalisi lainnya, terutama Gerindra, selalu berada di garda terdepan dalam mendukung kebijakan pemerintah," jelasnya.
Sebelumnya, isu reshuffle kabinet semakin menguat setelah Presiden Prabowo mengeluarkan pernyataan tegas terkait kinerja para menterinya pada Rabu (5/2/2025) malam.
Baca juga: Ultimatum Presiden Prabowo: Menteri yang Tak Mau Kerja untuk Rakyat, Siap-siap Reshuffle!
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak akan ragu untuk menyingkirkan pejabat yang tidak serius bekerja untuk kepentingan rakyat dan negara.
"Rakyat menuntut pemerintah yang bersih dan bekerja dengan baik, dan saya akan menegakkan itu," ujar Prabowo, seperti dikutip dari Kompas TV.
"Siapa pun yang tidak ingin bekerja untuk rakyat, akan saya singkirkan. Apakah saya harus lebih jelas lagi?" tegasnya.
(*)
| Mantan Bendahara Golkar Tana Toraja Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara |
|
|---|
| Dukungan Golkar Tana Toraja dan Toraja Utara untuk Appi Diserahkan ke Ketum Golkar di Jakarta |
|
|---|
| Ketua Golkar Tana Toraja Puji Appi, 20 DPD Dukung Wali Kota Makassar Pimpin Golkar Sulsel |
|
|---|
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.