Minggu, 12 April 2026

Instruksi Presiden Prabowo Subianto, Pengecer Boleh Jual Elpiji 3 Kg

Nantinya, sambil berjualan, para pengecer akan diproses menjadi sub pangkalan, dengan aturan agar harga elpiji 3kg tidak mahal.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Instruksi Presiden Prabowo Subianto, Pengecer Boleh Jual Elpiji 3 Kg
Tribunnews
PENGECER JUAL GAS - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat diwwancarai wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025). Dasco mengatakan bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, menginstruksikan kepada Kementerian ESDM akan mengijinkan kembali pengecer jual gas elpiji 3 kg per hari ini, Selasa 4 Februari 2025. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Pengecer boleh kembali jual gas elpiji (LPG) 3 kg per hari ini, Selasa (4/2/2025).

Ini perintah Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, kepada wartawan menanggapi meluasnya keluhan masyarakat membeli elpiji 3 kg beberapa hari ini, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Dasco mengatakan, Presiden Prabowo menginstruksikan Kementerian ESDM yang dipimpin Menteri Bahlil Lahadalia agar mengizinkan kembali pengecer menjual elpiji 3 kg seperti biasa. 

Sebelumnya, Kementerian ESDM menetapkan bahwa yang boleh menjual gas subsidi 3 kg adalah pangkalan resmi dari Pertamina mulai 1 Februari 2025.

Kebijakan ini pun menimbulkan kehebohan di masyarakat. Banyak yang mengeluhkan kebijakan ini dengan berbagai alasan, salah satunya jam buka pangkalan yang tidak seperti pengecer serta jarak dari tempat tinggal.

Dasco menyebut, instruksi soal penjualan gas 3 kg ini berdasarkan komunikasi dengan Presiden Prabowo.

Dasco menyebut kebijakan menjual elpiji 3 kg hanya melalui pangkalan, sebenarnya untuk membenahi harga di pengecer agar tidak mahal.

Nantinya, sambil berjualan, para pengecer akan diproses menjadi sub pangkalan, dengan aturan agar harga elpiji 3kg tidak mahal.

"Ya, DPR RI sudah berkomunikasi dengan Presiden sejak semalam. Dan bahwa kemudian ada keinginan dari Kementerian ESDM untuk menertibkan harga di pengecer supaya tidak mahal di masyarakat," ujar Dasco. 

"Namun setelah komunikasi dengan Presiden, Presiden kemudian telah menginstruksikan kepada ESDM untuk per hari ini mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa per hari ini, sambil kemudian pengecer-pengecer itu akan dijadikan sub daripada pangkalan," Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu.
(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved