Warga Gaza Tolak Usulan Donald Trump soal Pemindahan ke Negara Lain
Liga Arab bahkan menyebut komentar Trump sebagai bentuk "pembersihan etnis."
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/gencat43.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, GAZA - Warga Palestina di Gaza memberikan tanggapan keras terhadap usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyarankan agar mereka meninggalkan Gaza dan menetap di negara lain.
Usulan tersebut disampaikan lebih dari seminggu setelah terjadinya gencatan senjata rapuh antara kelompok militan Hamas dan Israel.
Trump, dalam pernyataannya di pesawat kepresidenan Air Force One, mengusulkan agar Gaza "dibersihkan" dan populasinya dipindahkan ke negara-negara seperti Mesir atau Yordania.
"Saya ingin Mesir menerima mereka, dan saya ingin Yordania menerima mereka," ujar Trump.
"Kita bisa membangun perumahan di tempat lain di mana mereka mungkin bisa hidup damai untuk pertama kalinya."
Namun, usulan tersebut ditolak oleh Mesir dan Yordania yang menegaskan hak rakyat Palestina untuk tetap tinggal di tanah air mereka.
Baca juga: Donald Trump Ingin Pindahkan Warga Gaza ke Negara Lain, Jadi Olok-olok Media Israel
Liga Arab bahkan menyebut komentar Trump sebagai bentuk "pembersihan etnis."
Selama 15 bulan perang antara Hamas dan Israel, lebih dari 90 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi, menurut perkiraan PBB.
Hampir 60 persen bangunan di wilayah tersebut rusak parah atau hancur, berdasarkan analisis citra satelit oleh akademisi di AS.
Baca juga: Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Politisi PKS: Orang Israel yang Direlokasi ke AS
| Apple Lakukan PHK di Divisi Penjualan, Gelombang PHK di Industri Teknologi Berlanjut |
|
|---|
| Ngaku Fans Berat Jackie Chan, Presiden AS Donald Trump Minta Film 'Rush Hour 4' Segera Diproduksi |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|
| Ditanya soal Beda Sikap FIFA ke Israel dan Rusia, Gianni Infantino Malah Bersyukur |
|
|---|