Minggu, 17 Mei 2026

Warga Gaza Tolak Usulan Donald Trump soal Pemindahan ke Negara Lain

Liga Arab bahkan menyebut komentar Trump sebagai bentuk "pembersihan etnis."

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Warga Gaza Tolak Usulan Donald Trump soal Pemindahan ke Negara Lain
Kompas.com
Warga Palestina yang mengungsi kembali ke kamp pengungsi Jabalia yang hancur akibat perang di Jalur Gaza utara pada Minggu, 19 Januari 2025 

TRIBUNTORAJA.COM, GAZA - Warga Palestina di Gaza memberikan tanggapan keras terhadap usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyarankan agar mereka meninggalkan Gaza dan menetap di negara lain.

Usulan tersebut disampaikan lebih dari seminggu setelah terjadinya gencatan senjata rapuh antara kelompok militan Hamas dan Israel.

Trump, dalam pernyataannya di pesawat kepresidenan Air Force One, mengusulkan agar Gaza "dibersihkan" dan populasinya dipindahkan ke negara-negara seperti Mesir atau Yordania.

 

 

"Saya ingin Mesir menerima mereka, dan saya ingin Yordania menerima mereka," ujar Trump.

"Kita bisa membangun perumahan di tempat lain di mana mereka mungkin bisa hidup damai untuk pertama kalinya."

Namun, usulan tersebut ditolak oleh Mesir dan Yordania yang menegaskan hak rakyat Palestina untuk tetap tinggal di tanah air mereka.

 

Baca juga: Donald Trump Ingin Pindahkan Warga Gaza ke Negara Lain, Jadi Olok-olok Media Israel

 

Liga Arab bahkan menyebut komentar Trump sebagai bentuk "pembersihan etnis."

Selama 15 bulan perang antara Hamas dan Israel, lebih dari 90 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi, menurut perkiraan PBB.

Hampir 60 persen bangunan di wilayah tersebut rusak parah atau hancur, berdasarkan analisis citra satelit oleh akademisi di AS.

 

Baca juga: Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Politisi PKS: Orang Israel yang Direlokasi ke AS

 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved