Longsor Buntu Pepasan
3 Tongkonan dan 3 Rumah Hancur Akibat Longsor di Buntu Pepasan Toraja Utara, Kerugian Capai Rp3 M
Di antara enam rumah yang rusak, salah satunya diketahui berisi jenazah yang belum menjalani upacara adat Rambu Solo, yakni jenazah Alm Nek Lau’.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/tongkonan-rusak-longsor-buntu-pepasan-toraja-utara-2312025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO – Bencana longsor yang melanda Lembang Sarambu, Kecamatan Buntu Pepasan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, mengakibatkan kerusakan besar selain menelan korban jiwa.
Material longsor menghancurkan tiga tongkonan (rumah adat Toraja), tiga rumah, dan enam lumbung padi (alang).
Selain itu, dua kerbau dan dua babi mati akibat tertimbun material longsor.
Total kerugian ditaksir mencapai Rp 3 miliar.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Toraja Utara, Paulina, membenarkan jumlah kerusakan tersebut.
“Total ada enam bangunan terdiri dari tiga tongkonan dan tiga rumah, ditambah enam lumbung padi. Selain itu, dua babi dan dua kerbau mati, dengan kerugian sekitar Rp 3 miliar,” ujarnya kepada TribunToraja, Kamis (23/1/2025).
Baca juga: Longsor di Buntu Pepasan Toraja Utara: 2 Korban Selamat, Pasutri Lansia Tewas Tertimbun
Paulina menambahkan bahwa hasil analisis Kodim dan Polres Toraja Utara juga memperkirakan kerugian serupa.
“Hasil analisis Kodim, Polres, dan BPBD semuanya menaksir nilai kerugian sekitar Rp 3 miliar,” tuturnya.
Paulina memastikan bahwa tidak ada lagi warga yang tertimbun material longsor.
Baca juga: BREAKING NEWS: Longsor di Lembang Sarambu Buntu Pepasan Toraja Utara, 2 Korban Tewas