Sabtu, 2 Mei 2026

Ali Yafid: Toraja Role Mode Kerukunan dan Toleransi

Ali Yafid mengatakan, kerukunan serta toleransi dan moderasi di Toraja Utara tidak diragukan lagi

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Ali Yafid: Toraja Role Mode Kerukunan dan Toleransi
ist
Peserta Jalan Sehat Kerukunan dillepas di Alun-alun Rantepao, Toraja Utara, Sabtu (18/1/2025) pagi. 

TRIBUNTORAJA.COM - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinisi Sulawesi Selatan, H Ali Yafid, melepas peserta jalan santai kerukunan di Auditorium Art Center alun-alun Kota Rantepao, Sabtu (18/1/2025).

Jalan santai kerukunan ini dilaksanakan oleh Kemenag Toraja Utara.

Ini merupakan rangkaian dari kegiatan memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama RI yang jatuh pada tanggal 3 Januari 2025 lalu.

Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara, Salvius Pasang, dan sejumlah pejabat eselon III lingkup Kanwil Kemenag Sulsel. 

Hadir pula para Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Sulsel, Pimpin dan jajaran pengurs FKUB, tokoh masyarakat dan tokoh agama Toraja Utara, serta pimpinan pPerbankan yang bermitra dengan Kemenag Toraja Utara.

Kakanwil Ali Yafid dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada pemerintah Toraja Utara atas penerimaan dan kerjasamanya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana di kota Rantepao.

"Ini jalan sehat tingkat kabupaten tapi rasa provinsi. Dihadiri oleh hampir seluruh pejabat eselon III Kemenag Sulsel. Terima kasih pak Sekda telah menerima kami dan juga memberi dukungan atas terlaksananya kegiatan ini," ucapnya.

Kehadiran segenap unsur pejabat Kemenag Sulsel disini, lanjut Ali Yafid, sebagai bukti nyata bahwa insan Kememag Sulsel senantiasa berbahagia bersama dalam memeriahkan HAB ke-79 Kemenag RI.

Adapun mengenai kerukunan dan toleransi antar dan inter umat bergama, Ali Yafid mengatakan bahwa Toraja adalah merupakan role model. 

"Mengajari orang Toraja dengan kerukunan sama saja mengajari bebek berenang," ungkapnya.

"Kerukunan, toleransi, dan moderasi di Toraja Utara tidak diragukan lagi. Di sini tidak ada dikotomi mayoritas dan minoritas. Mereka semua merasa bersaudara. Di sini bukan moderasi yang mau disosialisasikan, tapi hanya penguatan saja agar kondisi ini tetap dipertahankan," ucapnya menambahkan.

Ali Yafid menutup sambutan dengan mengingatkan pesan Menteri Agama tentang tugas insan Kementerian Agama yaitu bagaimana agar umat dekat dengan ajaran agamamya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan buku karangan tokoh Muslim Toraja  H Nurdin Baturante kepada Kakanwil Kemenag Sulsel

Buku itu berjudul Toraja "Tongkonan dan Kerukanan".

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved