Siswa SMA di Makassar dapat Nasi Basi Tanpa Susu dalam Program Makan Bergizi Gratis
Selama dua hari pelaksanaan, para siswa menilai menu yang disediakan cukup bervariasi.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Menu-Mak3drer.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKASSAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diluncurkan sejak Senin (6/1/2025) mendapat beragam tanggapan dari masyarakat, termasuk siswa SMA 10 Makassar yang menjadi penerima manfaat.
Meski menuai banyak pujian karena membantu memperbaiki gizi pelajar dan menghemat pengeluaran harian, program ini juga menghadapi kritik terkait kualitas makanan yang disajikan.
Para siswa mengapresiasi inisiatif Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam menjalankan program ini.
“Atas nama siswa-siswi SMA 10 Makassar, kami berterima kasih kepada Pak Prabowo dan Mas Gibran atas program Makan Bergizi Gratis ini,” kata Fitri Aulia, salah satu siswa penerima manfaat.
Sevani Natasya, siswi lainnya, menambahkan bahwa program ini sangat membantu dalam mengurangi pengeluaran sehari-hari di sekolah.
“Program ini membantu kami menghemat uang jajan,” ujarnya.
Baca juga: Pengelola Kantin Sekolah Terancam Bangkrut Gegara Program Makan Bergizi
Selama dua hari pelaksanaan, para siswa menilai menu yang disediakan cukup bervariasi.
“Di hari pertama kami mendapat nasi, ayam, sayur, dan pisang. Hari kedua menunya nasi, ikan, tahu, sayur, dan semangka,” ujar Asyfa Safira Bunga, salah satu siswa.
Namun, di balik apresiasi tersebut, ada sejumlah catatan yang disampaikan siswa terkait kualitas makanan.
Baca juga: Ada 30 Jenis Menu Makan Bergizi Gratis, Siswa Dijamin Tidak Bosan
Siti Nur Hafiza mengungkapkan bahwa pada hari kedua, beberapa temannya menerima nasi yang sudah basi. Ia berharap pihak penyedia makanan lebih memperhatikan proses penyajian agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kalau bisa, jangan langsung dimasukkan ke wadah saat masih panas karena bisa cepat basi. Ada teman yang menerima nasi dalam kondisi tidak layak makan,” jelas Hafiza.
Selain itu, ia juga menyoroti kualitas buah yang dinilai kurang segar.
Baca juga: Ahli Gizi: Makan Bergizi Gratis Harus Penuhi Proporsi Protein dan Mineral
“Pisang yang kami terima sudah lembek, kemungkinan tertimpa makanan lain. Semoga ke depan kualitas buah lebih diperhatikan,” tambahnya.
Di sisi lain, siswa merasa sedikit kecewa karena paket MBG tidak disertai susu, yang seharusnya menjadi bagian dari asupan bergizi.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Curhat Siswa SMA 10 Makassar Program Makan Bergizi Pemerintah, Dapat Nasi Basi Tak Ada Susu"
| Kompetisi Sisakan 9 Laga, Bek Andalan PSM Dikabarkan Susul Tavares ke Persebaya |
|
|---|
| SPPG Tengan Segera Beroperasi, MBG di Tana Toraja Bertambah 1.500 Porsi |
|
|---|
| Kepsek SDN 2 Rantepao: Gara-gara MBG, Perkembangan Fisik Siswa Lebih Bagus |
|
|---|
| Pertandingan Berakhir, PSM Makassar Kalah Lagi |
|
|---|
| Golllllllll, Persebaya Robek Jala Gawang PSM di Menit 26 |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.