Rabu, 8 April 2026

Mengapa 25 Desember Ditetapkan Sebagai Hari Natal? Begini Sejarahnya

Beberapa orang percaya bahwa 25 Desember ditetapkan menjadi perayaan Natal sebagai alternatif berdasarkan

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Mengapa 25 Desember Ditetapkan Sebagai Hari Natal? Begini Sejarahnya
ist
Ilustrasi menghias pohon Natal. 

TRIBUNTORAJA.COM - Dalam agama Kristen dan Katolik, Natal adalah memperingati kelahiran Yesus Kristus, sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia.

Berikut fakta dan sejarah Natal yang sering tak diketahui.


1. Natal pertama kalinya dirayakan pada 336 sesudah masehi

Pada 300 tahun pertama kekristenan, gereja-gereja tidak memiliki hari khusus untuk merayakan kelahiran Yesus.

Namun, sejak tahun 336 sesudah Masehi, tanggal 25 Desember pertama kali dicatat dalam almanak Roma dan catatan pemimpin Kristen.

2. Tidak ada penjelasan mengapa tanggal 25 Desember ditetapkan menjadi hari Natal 

Natal dirayakan berdasarkan cerita kelahiran Yesus, namun Alkitab sendiri tidak memberikan referensi bahwa Yesus lahir di bulan Desember.

Para ahli sejarah malah meyakini bahwa Yesus kemungkinan lahir di musim semi berdasarkan kitab Lukas.

Sebab pada kelahiran Yesus digambarkan ada penggembalaan domba.

Beberapa orang percaya bahwa 25 Desember ditetapkan menjadi perayaan Natal sebagai alternatif berdasarkan kepercayaan pagan Romawi.

Ada pula yang menghitungnya dengan asumsi penghitungan tanggal berdasarkan penanggalan saat Yesus disalibkan.

3. Beberapa gereja ortodoks merayakan Natal di bulan Januari

Seperti kaum ortodoks Rusia dan Yunani merayakan kelahiran Yesus pada 6-7 Januari setiap tahunnya.

Mereka menggunakan kalender Julian ketimbang Gregorian yang sebagian besar digunakan di dunia.

4. Ada beberapa musafir yang melarang Natal dirayakan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved