Dipecat PDIP, Gibran: Perbedaan Itu Biasa

Gibran juga mengapresiasi sikap Stefanus Gusma yang berkomitmen untuk merangkul seluruh pemuda Indonesia, tanpa memandang latar belakang atau...

Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
ist
Wakil Presiden Gibran Rakabuming membagikan susu dan alat tulis kepada anak sekolah di Desa Bombongan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Rabu (13/11/2024) lalu. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menanggapi kabar pemecatan dirinya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pernyataan ini disampaikan Gibran saat berbicara dalam pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2024).

Dalam kesempatan itu, Gibran menyebut dirinya senasib dengan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, yang juga telah keluar dari PDIP.

 

 

"Mas Gusma ini sebenarnya senasib dengan saya, baru saja dikeluarkan dari partai," ujar Gibran.

Meski demikian, Gibran menyikapi pemecatannya dengan tenang.

Menurutnya, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dan menjadi bagian penting dalam demokrasi.

 

Baca juga: Di Hadapan Pemuda Katolik se-Indonesia, Gibran Umumkan Telah Dipecat dari PDIP

 

"Saya ingin mengingatkan, perbedaan itu hal biasa. Justru perbedaan inilah yang memberikan warna pada demokrasi kita," tutur Gibran.

Gibran juga mengapresiasi sikap Stefanus Gusma yang berkomitmen untuk merangkul seluruh pemuda Indonesia, tanpa memandang latar belakang atau afiliasi politik mereka.

"Saya sangat senang mendengar Pak Ketua berkomitmen untuk merangkul semua pemuda Indonesia, apa pun latar belakang mereka, apa pun afiliasi politiknya. Pemuda memang harus berani bersatu dan merangkul semua pihak," imbuhnya.

 

Baca juga: Dipecat PDIP, Bobby Nasution: Saya Kader Gerindra

 

Sebelumnya, PDIP resmi memecat Gibran Rakabuming Raka, ayahnya yang juga Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Sementara itu, Stefanus Gusma bersama tokoh PDIP lainnya, Maruarar Sirait, memilih mundur dari partai setelah mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden 2024.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved