Terbanyak di Indonesia, Mahasiswa Makassar Unjuk Rasa 800 Kali Dalam Setahun
Aksi di Makassar hanya merupakan bagian lain dari aksi besar yang digelar mahasiswa di Jakarta dan daerah lain di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/01102024_Demo_di_DPRD_Tana_Toraja.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Jumlah aksi unjuk rasa di Sulsel selama tahun 2024 ini tercatat kurang lebih 800 aksi.
Makassar tercatat paling sering dilanda aksi unjuk rasa dengan melibatkan ribuan orang per tahunnya.
Kolong jembatan fly over, Jl Urip Sumoharjo, menjadi titik paling favorit bagi pengunjuk rasa untuk melakukan aksinya.
Selain itu, depan kampus masing-masing juga menjadi lokasi titik kumpul awal para pengunjukrasa sebelum menuju ke tempat aksi.
Unjuk rasa di Makassar biasanya terkait dengan isu-isu yang lagi hangat, seperti kasus korupsi, penggunaan APBD, kasus perilaku pejabat, pengusutan kasus hukum, serta isu internal di dalam kampus.
Selain itu, isu tentang hubungan antara pengusaha dan pekerja juga kerap mewarnai aksi demonstrasi di Makassar.
Isu nasional juga kerap menjadi bahan aksi unjuk rasa mahasiswa di Makassar dan daerah lain di Sulsel.
Agustus 2024 lalu, selama berhari-hari lamanya, mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menolak pengesahan RUU Pilkada 2024.
Aksi di Makassar hanya merupakan bagian lain dari aksi besar yang digelar mahasiswa di Jakarta dan daerah lain di Indonesia.
Sebelum melakukan aksi, masyarakat sempat melakukan protes yang membanjiri media sosial pada Rabu (21/8).
Netizen di Indonesia ramai membagikan gambar garuda berlatar warna biru di media sosial dengan tulisan "Peringatan Darurat".
Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Rachmatika Dewi saat menjadi nara sumber di acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel, periode 2024-2028, di Hotel Claro, Makassar, Selasa (10/12) mengatakan, Sulsel mencatatkan rekor aksi unjuk rasa terbanyak di Indonesia selama satu tahun terakhir.
Menurutnya, hingga saat ini, tercatat 800 aksi demonstrasi yang terjadi di Provinsi Sulsel.
Dalam talkshow membahas Prospek Ekonomi Sulsel 2025 pascatahun politik, Cicu, sapaan Rachmatika Dewi menyampaikan kekhawatirannya terhadap tingginya jumlah demonstrasi tersebut. Menurutnya, fenomena ini perlu mendapat perhatian serius.
Terutama karena dapat berdampak pada iklim investasi dan perekonomian di Sulsel.
| Temui Pendemo, Ketua DPRD Tana Toraja Jelaskan Tahapan Penyusunan Ranperda RTRW |
|
|---|
| Mahasiswa: Ranperda RTRW Tana Toraja Ancam Kelestarian Lingkungan dan Pariwisata |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Koalisi Mahasiswa Toraja Unjuk Rasa Tolak Ranperda RT/RW 2026–2045 |
|
|---|
| Kasus Bundir di Tana Toraja Tahun 2025 Naik 100 Persen, Unjuk Rasa Naik 220 Persen |
|
|---|
| Tuntut Kapolres Tana Toraja Dicopot, Demo Mahasiswa Toraja di Polda Sulsel Berakhir Ricuh |
|
|---|