ICC Keluarkan Surat Penangkapan PM Israel, Netanyahu: Keputusan Anti-Yahudi
Namun, sejumlah negara sekutu Israel yang tergabung dalam ICC, seperti Prancis dan Belanda, menyatakan akan menghormati keputusan tersebut.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sumbang-bahan-bakar.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bereaksi keras setelah Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap dirinya.
Netanyahu menyatakan bahwa tindakan ICC tersebut merupakan keputusan yang anti-semit atau anti-Yahudi.
Istilah anti-semit belakangan mengalami pergeseran makna, terutama sejak serangan Israel ke Gaza dengan dalih membalas serangan Hamas yang menyebabkan 1.200 orang tewas dan sekitar 250 lainnya menjadi sandera.
Netanyahu dan sekutunya sering menggunakan istilah tersebut untuk menyebut pihak-pihak yang mengecam tindakan Israel.
Namun, serangan Israel ke Gaza telah menyebabkan lebih dari 43.000 warga Palestina tewas, mayoritas adalah anak-anak dan perempuan.
Meskipun demikian, Israel dan sekutu utamanya, Amerika Serikat (AS), sering melabeli kritik terhadap tindakan mereka di Gaza dan Tepi Barat sebagai bentuk anti-semitisme.
Baca juga: 79 Orang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza dan Lebanon
Pada Kamis (21/11/2024), Kantor Perdana Menteri Israel menyebut keputusan ICC sebagai langkah bermotivasi kebencian anti-Yahudi.
Surat perintah tersebut juga ditujukan kepada mantan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant.
Kantor Netanyahu menegaskan bahwa keputusan ini tidak akan menghalangi Israel dalam melindungi rakyatnya.
Mereka juga mengecam keputusan ICC sebagai tidak masuk akal dan menganggapnya didasari oleh klaim yang salah.
Pihak Netanyahu bahkan menyebut tuduhan ini terkait dengan upaya Jaksa Agung ICC, Karim Ahmad Khan, untuk melindungi dirinya dari dugaan kasus pelecehan seksual.
International Criminal Court
Pengadilan Kriminal Internasional
ICC
surat penangkapan
Israel
Ismail Haniyeh
Yahya Sinwar
Benjamin Netanyahu
Iran
| AS-Israel Serang Iran, Kodim Tana Toraja Siagakan Pasukan dan Senjata |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|
| Baru Terpilih Jadi Wali Kota New York, Zohran Mamdani Janji Tangkap Netanyahu |
|
|---|
| Ditanya soal Beda Sikap FIFA ke Israel dan Rusia, Gianni Infantino Malah Bersyukur |
|
|---|