Ayatollah Ali Khamenei Diyakini Sakit usai Serangan Israel ke Iran
Sejak kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi, yang tewas bersama Menteri Luar Negeri dalam kecelakaan helikopter pada Mei lalu, pencarian penerus...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/05102024_Ayatollah_Ali_Khamenei.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, TEHERAN – Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikabarkan dalam kondisi sakit serius setelah Israel melancarkan serangan ke sejumlah titik strategis di Iran.
Di tengah situasi ini, Iran disebut sedang mempersiapkan langkah serangan balasan ke Israel.
Mengutip laporan dari The New York Times, sebagaimana dilansir First Post pada Minggu (27/10/2024), kondisi kesehatan Khamenei, yang kini berusia 85 tahun, disebut-sebut dalam keadaan genting.
Jika kondisi tersebut terus memburuk, putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, kemungkinan akan ditunjuk sebagai penerus.
Selain itu, situasi ini memicu perdebatan sengit di kalangan elite Iran terkait siapa yang akan menjadi pengganti Ayatollah Khamenei.
Baca juga: Netanyahu Pengecut, Perintahkan Militernya Serang Iran Lalu Dia Sembunyi di Bunker
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) diyakini memiliki peran penting dalam menentukan penerus pemimpin tertinggi negara itu.
Sejak kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi, yang tewas bersama Menteri Luar Negeri dalam kecelakaan helikopter pada Mei lalu, pencarian penerus pemimpin tertinggi semakin mendesak.
Khamenei telah menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, menggantikan Imam Ruhollah Khomeini.
Baca juga: Redam Ketegangan di Timur Tengah, AS Desak Iran Hentikan Serangan Balasan ke Israel
Laporan mengenai kondisi Khamenei ini muncul tak lama setelah Israel melancarkan serangan presisi ke fasilitas militer Iran, yang diklaim sebagai respons terhadap serangan rudal Iran pada 1 Oktober lalu.
Meskipun demikian, Iran menyatakan tidak ingin meningkatkan ketegangan, tetapi menegaskan bahwa setiap serangan dari Israel akan ditanggapi secara serius.
(*)
| AS-Israel Serang Iran, Kodim Tana Toraja Siagakan Pasukan dan Senjata |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|
| Ditanya soal Beda Sikap FIFA ke Israel dan Rusia, Gianni Infantino Malah Bersyukur |
|
|---|
| TNI Siapkan Pasukan Khusus untuk Misi Kemanusiaan di Gaza |
|
|---|