Prabowo Minta Maaf ke Komisi I DPR RI
Dirinya lantas membandingkan sistem pertahanan yang dilakukan oleh beberapa negara di Asia Tenggara termasuk Filipina dan Singapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Menteri-Pertaha3rfr.jpg)
"Saya baru pulang dari Manila, Filipina saja, sekarang sudah 1,8 persen pengeluarannya Memang pertahanan sangat mahal," kata dia.
Sementara terhadap Singapura, kata Prabowo, negara tersebut sudah mengeluarkan anggaran untuk pertahanan dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 3 persen.
Padahal kata dia, negara Singapura tidak terlalu luas dibandingkan dengan Indonesia.
"Kita melihat tetangga kita Singapura pulau sebesar Bogor jumlah penduduknya hanya 5 juta mereka bersedia mengeluarkan anggaran pertahanan 3 persen, dari GDP mereka pulau yang demikian kecil, menilai kemerdekaan mereka begitu penting," ujarnya.
Atas hal itu, Presiden terpilih RI tersebut menilai kalau kondisi tersebut harus menjadi tugas besar bagi pemerintah dan Komisi I DPR mendatang.
"Ini saya kira akan menjadi PR kita bersama ke depan. Komisi satu yang akan datang, saya yakin juga akan meneruskan apa yang sudah rintis," tandas dia.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rapat Terakhir dengan Komisi I DPR RI, Prabowo Subianto Minta Maaf atas Kinerjanya
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran Indonesia Cerdas |
|
|---|
| Soeharto, Marsinah, dan Gus Dur Resmi Jadi Pahlawan Nasional |
|
|---|