Pengakuan Korban Selamat Kasus Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi
Kurang lebih 10 menit kemudian, X tiba di warung yang dibangun dengan material bambu dan kayu yang berdiri di bawah pohon ceri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/kaloibekas7.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Rasa syukur tak henti diucapkan oleh keluarga X (inisial samaran), korban selamat dalam insiden tenggelamnya sejumlah remaja di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Dalam kasus ini, 7 remaja tewas.
X (16) berkisah, pada Sabtu (21/9/24) menjelang subuh, dia berada di Flyover Cipendawa, Bekasi.
Kemudian ponselnya bergetar karena menerima notifikasi pesan dari teman sepergaulannya.
Pesan tersebut berisi ajakan bersantai di sebuah warung kopi di Jalan Satopati, Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Karena merasa tak ada kegiatan pada malam itu, X menyetujui ajakan temannya yang berdalih menemaninya menyeruput kopi di warung tersebut.
Kurang lebih 10 menit kemudian, X tiba di warung yang dibangun dengan material bambu dan kayu yang berdiri di bawah pohon ceri.
Di sana, dia mengaku melihat ada puluhan sepeda motor yang juga terparkir di depan warung itu.
Dengan keadaan penerangan seadanya, X mengaku melihat ada banyak pemuda lain yang dia tak ia kenali tengah berbincang di bangku dipan di bagian teras warung yang dalam kondisi tutup pada dini hari itu.
Memang, lokasi yang masuk dalam wilayah RT 5 RW 4 itu jauh dari pemukiman warga.
Di sana hanya ada sejumlah pabrik di sisi kiri jalan dan semak belukar di sisi kanan jalan.
Lampu penerangan jalan pun hanya ada sekitar 7 buah di sepanjang jalan yang berjarak lebih dari 1 kilometer tersebut dari jalan utama.
X sempat melihat adanya beberapa senjata tajam yang terletak di bawah sebuah bangku panjang.
Sempat timbul pertanyaan di benaknya terkait keberadaan senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
"Kaget (saat melihat senjata tajam), saya tanya ke teman saya, 'ini mau tawuran atau gimana?' 'Nggak tau' katanya dia," ucap X saat ditemui Selasa (24/9/24).
| Nonton Tawuran di Jl Tinumbu Makassar, Pelajar Tewas Tertembak, Jenazah Dipulangkan ke Soppeng |
|
|---|
| 450 Personel TNI-Polri Siaga Pasca 13 Rumah Terbakar dalam Tawuran di Tallo Makassar |
|
|---|
| 1 Tewas, 7 Rumah Dibakar, 150 Tentara Dikerahkan Jaga Kampung Sapiria Makassar |
|
|---|
| TNI Kerahkan Ratusan Prajurit Redam Tawuran Antarwarga di Tallo Makassar |
|
|---|
| Panglima Perang Sapiria Tewas, 7 Rumah Terbakar dalam Tawuran Susulan di Pannampu Makassar |
|
|---|