Andalkan Program JKN, Yuliana Obati Gangguan Penglihatan di RS Elim Rantepai dengan Tenang
Setidaknya sebanyak tiga kali dirinya telah memanfaatkan Program JKN untuk periksa mata dengan pelayanan baik dan tidak mengeluarkan biaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/07092024_Yuliana.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Yuliana Sanda (60), nampak sabar mengantre di poli mata Rumah Sakit Elim Rantepao,Toraja Utara, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.
ia mengantre untuk melakukan pemeriksaan rutin.
Warga Rantepao, Toraja Utara, ini mengeluhkan penglihatannya mulai terganggu. Kondisi ini membuat aktivitasnya sehari-hari terhambat.
"Sebagai ibu rumah tangga, setiap hari saya harus mengurusi urusan di dalam rumah, mulai dari memasak, bersih–bersih dan lainnya. Tamun karena penglihatan ada masalah, ini sangat mengganggu dalam melakukan pekerjaan rumah tangga,” jelasnya.
Sakit yang dideritanya bermula ketika ia merasakan sesuatu yang mengganjal ketika membuka kelopak mata.
Tak berhenti sampai disitu, adanya bayangan hitam di mata sebelah kanan juga membuatnya sulit mengenali beberapa objek.
Beruntung bagi Yuli yang sebelumnya telah terdaftar sebagai penerima manfaat Program JKN.
“Awalnya saat memasuki tahun 2024 saya merasa ada yang aneh saat membuka mata, ada bayangan hitam yang menghalangi penglihatan di mata sebelah kanan, karena saya khawatir jika semakin parah saya langsung pergi untuk periksa ke dokter dengan hanya bermodalkan kartu JKN,” tuturnya.
Setidaknya sebanyak tiga kali dirinya telah memanfaatkan Program JKN untuk periksa mata.
Ia berpendapat pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN sudah cukup baik.
Mulai dari proses administrasi hingga tindakan medis semuanya dilakukan setara tanpa ada perbedaan dengan pasien umum lain.
“Saya sudah sering melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Elim dengan menggunakan JKN. Selama pemeriksaan saya mendapatkan pelayanan yang sangat baik oleh pihak rumah sakit," katanya.
"Saat mengurus administrasi, pelayanannya sangat ramah, dokter juga melakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan sangat baik," tutur Yuli.
Yuli juga tidak khawatir soal biaya berobat.
"Saya tidak membayar apapun saat di rumah sakit, cukup bayar rutin iuran JKN setiap bulan. Pihak rumah sakit tetap melayani dengan sangat baik tanpa ada diskriminasi antara pasien,” paparnya.
| Dua RS di Toraja Utara Terima Bantuan Alat Deteksi Dini Gangguan Pendengaran |
|
|---|
| RSUD Pongtiku Toraja Utara Belum Layani Rawat Inap, Pasien RS Swasta Tetap Stabil |
|
|---|
| Dua Rumah Sakit di Toraja Utara Terima Bantuan Alkes dari Toyota |
|
|---|
| Rangkaian Perayaan Paskah, YKGT RS Elim Rantepao Gelar Donor Darah |
|
|---|
| Kasus Penganiayaan Perawat RS Elim Rantepao Selesai dengan Atur Damai |
|
|---|