Sabtu, 18 April 2026

Pertama di Asia, Thailand Laporkan Kasus Pertama Wabah Mpox

Mpox dapat menular melalui kontak dekat, seperti hubungan seksual, sentuhan kulit, atau menghirup udara dekat dengan orang yang terinfeksi.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Pertama di Asia, Thailand Laporkan Kasus Pertama Wabah Mpox
AFP
Ilustrasi. 

TRIBUNTORAJA.COM, BANGKOK - Thailand telah melaporkan kasus pertama wabah Mpox yang mematikan di Asia, setelah sebelumnya hanya tersebar di Afrika.

Meski ini adalah kasus pertama di Asia, Thailand menjadi negara kedua di luar Afrika yang melaporkan wabah Mpox, setelah Swedia.

Departemen Pengendalian Penyakit Thailand menyatakan bahwa pasien yang terinfeksi adalah pria berusia 66 tahun, berkebangsaan Eropa, yang tiba di Bangkok dari sebuah negara di Afrika pada 14 Agustus 2024.

 

 

Dilaporkan oleh BBC Internasional, Kamis (22/8/2024), pria tersebut mulai menunjukkan gejala sehari setelah tiba dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Hasil tes mengonfirmasi bahwa ia tertular Mpox dan dinyatakan terinfeksi varian Clade 1b.

Pada tahun lalu, setidaknya 450 orang meninggal akibat wabah Mpox yang terutama terjadi di Republik Demokratik Kongo.

 

Baca juga: Kasus Pertama Mpox Clade 1b di Luar Afrika Ditemukan di Swedia

 

Sejak itu, varian Mpox ini telah menyebar ke negara-negara terdekat, seperti Burundi, Rwanda, dan Uganda, yang sebelumnya tidak terdampak.

Lebih mengkhawatirkan lagi, varian Mpox Clade 1b telah diidentifikasi di bagian timur Republik Demokratik Kongo dan telah menyebar melintasi perbatasan ke negara-negara tetangga.

Swedia menjadi negara pertama di luar Afrika yang melaporkan kasus varian Clade 1b, sekitar sepekan yang lalu.

 

Baca juga: WHO Umumkan Mpox Sebagai Darurat Kesehatan Global Baru: Apa yang Perlu Diketahui?

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved