Gempa Terkini Kekuatan 4,9 M Guncang Malang Jawa Timur
Sebagai langkah antisipasi, BMKG akan terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Ilustrasi-gempa-bumi-magnitudo.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MALANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada hari Selasa (13/8/2024).
Gempa tersebut terjadi pada pukul 10:03 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,9.
Menurut laporan BMKG, pusat gempa terletak di laut sekitar 115 km tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 57 km.
Meskipun gempa ini berkekuatan sedang, kedalamannya yang cukup dangkal membuat getaran dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah sekitar.
Gempa ini dirasakan dengan intensitas (MMI) III-IV di Kabupaten Malang, III di Blitar, serta II di Jember dan Lumajang.
Intensitas gempa yang dirasakan menunjukkan bahwa getaran cukup kuat di Malang dan Blitar, sementara di Jember dan Lumajang, getaran dirasakan lebih lemah.
Baca juga: BMKG: Gempa di Dua Megathrust Indonesia Hanya Menunggu Waktu
BMKG juga memberikan peringatan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Meski gempa susulan biasanya lebih kecil, tetap ada potensi kerusakan tambahan atau gangguan pada infrastruktur yang sudah lemah akibat gempa utama.
Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar episentrum, khususnya di wilayah pesisir, diharapkan untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan situasi ini.
Baca juga: BMKG: Indonesia Perlu Waspada Terhadap Gempa Megathrust Nankai di Jepang
Selain itu, penting untuk selalu mengikuti protokol keselamatan gempa, seperti menjauhi bangunan yang rawan runtuh dan mencari tempat yang lebih aman.
Gempa yang terjadi di Malang ini menambah daftar panjang gempa bumi yang melanda wilayah Indonesia, yang secara geologis memang berada di wilayah rawan gempa karena berada di pertemuan lempeng tektonik.
Meskipun belum ada laporan adanya kerusakan besar atau korban jiwa dalam kejadian ini, kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
Baca juga: Jepang Keluarkan Peringatan Gempa Besar dan Tsunami dari Palung Nankai
Sebagai langkah antisipasi, BMKG akan terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.
Mereka juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, dan selalu merujuk pada informasi resmi dari pihak yang berwenang.
(*)
| TNBTS Pastikan 187 Pendaki di Ranu Kumbolo Selamat saat Erupsi Semeru |
|
|---|
| Erupsi Gunung Semeru, Ribuan Warga Lumajang Dievakuasi ke Lima Titik Pengungsian |
|
|---|
| BMKG Ungkap 13 Titik Megathrust di Indonesia, Minta Masyarakat Tetap Waspada Gempa |
|
|---|
| Marsinah Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Sang Kakak Menangis Terharu |
|
|---|
| Banyak Motor Rusak Usai Isi Pertalite, Pertamina Buka 17 Posko Pengaduan di Jawa Timur |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.