BMKG: Indonesia Perlu Waspada Terhadap Gempa Megathrust Nankai di Jepang
Daryono memastikan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir berlebihan, karena BMKG telah menyiapkan sistem monitoring, pemrosesan...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/episenter-gempa-jepang-882024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gempa Megathrust Nankai di Jepang berpotensi memberikan dampak bagi Indonesia.
BMKG menyarankan Indonesia untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa besar yang bersumber dari lepas pantai bagian timur Pulau Kyushu, Shikoku, dan Kinki di selatan Jepang.
Mengutip dari Antara, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa Megathrust Nankai merupakan salah satu zona seismic gap yang saat ini diduga sedang mengalami akumulasi stres atau tekanan di kerak bumi.
Sejarah yang dikumpulkan BMKG menunjukkan bahwa gempa Megathrust Nankai telah beberapa kali memicu gempa besar yang merusak. Beberapa contohnya adalah Gempa Hakuho Nankai-Tsunami (tahun 684), Gempa Ninna Nankai (tahun 887), Gempa Kōwa Nankaido (tahun 1099), dan Gempa Shōhei Nankaido 8,4 magnitudo-Tsunami (3 Agustus 1361).
Gempa lainnya termasuk Gempa Keichō Nankaido 7,9 magnitudo-Tsunami (3 Februari 1605), Gempa Hoei 8,7 magnitudo-Tsunami (28 Oktober 1707), Gempa Ansei Nankai 8,4 magnitudo-Tsunami (24 Desember 1854), dan Gempa Nankaido 8,4 magnitudo-Tsunami (21 Desember 1946).
Daryono menambahkan bahwa hampir semua gempa besar di Megathrust Nankai ini telah memicu tsunami, menunjukkan bahwa sistem Megathrust Nankai memiliki potensi aktivitas yang sangat tinggi.
Baca juga: Jepang Keluarkan Peringatan Gempa Besar dan Tsunami dari Palung Nankai
Zona megathrust ini memiliki palung bawah laut sepanjang 800 kilometer yang terbentang dari Shizouka, barat Tokyo, hingga ujung selatan Pulau Kyushu.
Ilmuwan juga memperkirakan bahwa Palung Nankai terdiri dari beberapa segmen megathrust yang, jika bergerak bersamaan, dapat menghasilkan gempa dengan kekuatan hingga 9,1 magnitudo.
Jika kekhawatiran para ahli Jepang menjadi kenyataan, maka gempa besar yang terjadi tidak hanya akan merusak, tetapi juga berpotensi memicu tsunami yang bisa mencapai wilayah Indonesia.
Baca juga: Jepang Keluarkan Peringatan Waspada Getaran Susulan usai Diguncang Gempa 7,1 M
| Prakiraan Cuaca Toraja Utara Malam Ini Jumat 27 Februari 2026 |
|
|---|
| Sore Ini Toraja Utara Diprakirakan Hujan Ringan, Malam Berawan |
|
|---|
| Cuaca Tana Toraja Hari Ini 26 Februari 2026: Cerah Berawan Hingga Malam |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca BMKG: Malam Ini Tana Toraja dan Toraja Utara Hujan, Suhu 18-28 Derajat |
|
|---|
| Hujan Diprakirakan Guyur Toraja Utara Saat Tarawih Malam Ini |
|
|---|