Airlangga Mundur dari Golkar, Demokrat: KIM Tetap Solid Sebagai Partai Penguasa
Airlangga juga menegaskan bahwa proses penunjukan Ketua Umum yang baru akan dilakukan dengan damai dan tetap menjunjung tinggi marwah Partai Golkar.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Komunikasi-Strategis-Bakomstra-Partai-Demokrat-Herzaky-Mahendra-Putra.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Partai Demokrat menegaskan bahwa Koalisi Indonesia Maju (KIM) tetap solid meskipun Airlangga Hartarto telah mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, dalam dialog Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV bertema ‘Airlangga Mendadak Mundur dari Ketum Golkar, Ada Apa?’, pada Senin, 12 Agustus 2024.
"Kami tetap solid, karena kita ini partai penguasa untuk periode 2024 hingga 2029," ujarnya.
Herzaky juga menambahkan bahwa keputusan mundurnya Airlangga Hartarto merupakan keputusan pribadi yang harus dihormati.
"Dari sudut pandang kami, ini adalah keputusan pribadi. Keputusan pribadi seperti ini tentu kita tidak bisa tahu alasannya secara pasti, tapi yang jelas kita harus menghormati. Beliau adalah orang yang baik, tokoh besar, dan tokoh nasional," jelas Herzaky.
Lebih lanjut, Herzaky memastikan bahwa pengunduran diri Airlangga Hartarto dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar tidak mempengaruhi keutuhan KIM, terutama terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak.
Baca juga: Mundur Sebagai Kader Golkar, Jusuf Hamka: Saya Tak Akan Berpolitik Lagi
"Tidak ada kaitannya dan relevansinya dengan keutuhan KIM, atau dengan rencana-rencana terkait Pilkada. Bagi kami di KIM, ini adalah hal biasa dalam konteks Pilkada. Ada yang bersama, ada yang tidak, dan itu wajar saja," kata Herzaky.
Menurutnya, mengaitkan keputusan pribadi Airlangga dengan soliditas KIM adalah hal yang tidak relevan.
Sebelumnya, pada Minggu, 12 Agustus 2024, Airlangga Hartarto mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar.
Baca juga: Airlangga Mundur dari Ketum Golkar, Istana Tegaskan Tak Ada Kaitan dengan Jokowi
| Mantan Bendahara Golkar Tana Toraja Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara |
|
|---|
| Dukungan Golkar Tana Toraja dan Toraja Utara untuk Appi Diserahkan ke Ketum Golkar di Jakarta |
|
|---|
| Ketua Golkar Tana Toraja Puji Appi, 20 DPD Dukung Wali Kota Makassar Pimpin Golkar Sulsel |
|
|---|
| Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Saya Sudah Cabut Banyak Izin Tambang |
|
|---|
| Beberapa Jam Lagi Jabatan Taufan Pawe Berakhir, Bahlil Belum Tunjuk Plt Ketua Golkar Sulsel |
|
|---|