Sabtu, 25 April 2026

Prabowo Subianto Dukung Ekspansi Bisnis Dinasti Rothschild di Batam

Nat Rothschild merupakan putra Jacob Rothchild, dinasti konglomerat keturunan Yahudi di Inggris.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Prabowo Subianto Dukung Ekspansi Bisnis Dinasti Rothschild di Batam
Dok. Humas Pemprov Kepri
Prabowo Subianto menghadiri acara di PT Volex Indonesia bersama adiknya, Hashim Djojohadikusumo (kemeja biru) dan Direktur Eksekutif Volex Global Nathaniel ”Nat” Philip Victor James Rothschild di (kemeja hitam) di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (4/8/2024). 

 

Ekspansi Pabrik Motor Listrik

Regional General Manager Volex (Asia) Pte Ltd, Tan Chiang Peng, pada Minggu (4/8/2024) lalu, setelah peresmian, mengungkapkan bahwa investasi awal untuk pembangunan pabrik ketiga ini sebesar 40 juta dolar AS atau sekitar Rp 648 miliar.

Investasi ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik gedung, tetapi juga pada pengembangan produk baru yang akan dirakit di Batam, mendukung rencana bisnis masa depan perusahaan.

Perusahaan ini didirikan 32 tahun lalu dengan 250 karyawan, dan kini PT Volex Indonesia di Batam diharapkan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

 

Baca juga: Noel Akan Bujuk Prabowo Agar Batalkan Dukungan ke Andi Sudirman, Mending Danny Pomanto

 

"Saat ini kami memiliki 3.000 karyawan, dan gedung baru ini dua kali lebih besar dari yang lama, jadi kami akan merekrut banyak pekerja," ujarnya.

Tan Chiang Peng juga berharap bahwa keberadaan pabrik ketiga PT Volex Indonesia akan turut mengembangkan perekonomian di Batam dan Indonesia secara keseluruhan.

Di Batam, pabrik ini akan memproduksi berbagai produk elektronik, seperti kabel internet berkecepatan tinggi dan kabel untuk pengisian daya kendaraan listrik.

 

Baca juga: Tak Biarkan Andi Sudirman Lawan Kotak Kosong, Pro Jokowi dan Prabowo Mania Dukung Danny Pomanto

 

Produk-produk yang dihasilkan di Batam nantinya akan diekspor untuk memenuhi pasar di Amerika Utara dan beberapa kawasan Eropa.

"Kami adalah pemasok global, produk yang dihasilkan di sini untuk ekspor, terutama untuk memenuhi permintaan di Amerika, Eropa, dan beberapa negara Asia," jelasnya.

Lebih lanjut, perusahaan berencana untuk mengurangi produk impor guna memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), termasuk rencana pengembangan pabrik perakitan motor listrik di Indonesia yang akan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved