Rabu, 6 Mei 2026

Muhadjir Effendy Usulkan Nasi Jagung untuk Menu Makan Siang Gratis

Penetapan anggaran makan bergizi gratis per porsi nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan daerah, karena harga bahan pangan serta biaya produksi...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Muhadjir Effendy Usulkan Nasi Jagung untuk Menu Makan Siang Gratis
Tribun Jatim Network/Pramita Kusumaningrum
Menteri Perekonomian Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy melakukan panen Jagung Varietas Hibrida NK 212, di lahan milik warga Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM, PONOROGO - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengusulkan agar pasangan presiden-wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, mempertimbangkan penggunaan nasi jagung dalam program makan bergizi gratis.

Menurut Muhadjir, karbohidrat tidak hanya berasal dari beras.

Banyak sumber makanan lain yang kaya akan karbohidrat dan tidak kalah dengan beras.

 

 

"Program makan siang gratis ini seharusnya juga mengajarkan generasi muda tentang diversifikasi pangan," kata Muhadjir setelah menghadiri panen raya jagung varietas Hibrida 212 di Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2024).

Muhadjir menjelaskan bahwa ia akan mengajukan konsep makan siang gratis dengan pilihan nasi jagung kepada Prabowo Subianto, agar dapat memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal.

"Sayuran dari petani lokal akan disuplai bergantian, dan kebutuhan protein dapat dipenuhi dari peternak di sekitar sekolah," ujarnya.

 

Baca juga: Stok Kurang, Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Bakal Pakai Bahan Impor?

 

"Sebagai contoh, harga telur adalah Rp25.000 per kilogram dengan isi 17 butir. Jika dihitung, biayanya kurang dari Rp2.000 per anak. Beras seharga Rp15.000 per kilogram bisa mencukupi untuk 12 anak," tambahnya.

"Dengan tambahan sayur, vitamin, dan lainnya, biayanya tidak akan terlalu tinggi," kata Muhadjir.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyatakan bahwa anggaran program makan bergizi gratis (MBG) per porsi akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah.

 

Baca juga: Gibran Rakabuming: Anggaran Makan Siang Gratis Berbeda di Setiap Daerah

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved