Sejarah Lengkap Hari Anak Nasional Indonesia, Diperingati Setiap Tanggal 23 Juli
Peringatan ini memiliki sejarah yang panjang dan penting, mencerminkan komitmen bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-hari-anak-sedunia-20112023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli sebagai bentuk penghormatan dan perhatian terhadap hak-hak anak serta pentingnya kesejahteraan anak-anak di Indonesia.
Peringatan ini memiliki sejarah yang panjang dan penting, mencerminkan komitmen bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
Berikut sejarahnya yang disadur dari pelbagai sumber.
Latar Belakang
Pada tahun 1984, Presiden Soeharto menetapkan tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional.
Tanggal ini dipilih bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak.
Penetapan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah akan pentingnya peran anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang harus dilindungi, dididik, dan diberdayakan.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Anak Sedunia 20 November, Peringatan Penting bagi Masa Depan
Tujuan dan Makna
Hari Anak Nasional memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
1. Meningkatkan Kesadaran
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hak-hak anak, termasuk hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi, serta hak untuk bermain dan berekreasi.
| Warga Toraja di Jakarta Bawakan Lagu Marendeng Marampa dalam Konser Pra Kompetisi Sing From Kobe |
|
|---|
| Dua Kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Lisa Mariana Terkait Kasus Video Asusila |
|
|---|
| Jersey Timnas Indonesia di SEA Games 2025 Usung Motif Toraja dan Spirit Kebangsaan |
|
|---|
| Mentan Pastikan Stok Beras di Daerah Bencana Sumatra Aman dan Tersalurkan Tepat Waktu |
|
|---|
| Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Dugaan Korupsi Iklan BJB |
|
|---|