Selasa, 12 Mei 2026

Astaga, Dua Remaja Perempuan Bersaudara Tikam Ayah Kandung Hingga Tewas

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dua pelaku menusuk korban lantaran sakit hati dimarahi oleh korban

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Astaga, Dua Remaja Perempuan Bersaudara Tikam Ayah Kandung Hingga Tewas
tribunnews
Kios perabot tempat jasad Syafrin (55) ditemukan dalam keadaan bersimbah darah diduga akibat luka tusuk, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (23/6/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM - Kasus pembunuhan S, pedagang perabotan yang jasadnya ditemukan di dalam tokonya di Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (22/6/2024), terungkap.

S ternyata tewas ditusuk dan pelakunya dua remaja putri bersaudara yang merupakan anak kandung korban, K (17) dan P (16).

"Sudah ditangkap, (pelaku) keluarga sendiri, 2 orang remaja putri bernama K 17 tahun dan P 16 tahun," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicholas Ary Lilipaly, Minggu (23/6/2024).

Lebih lanjut Nicolas menjelaskan, bahwa kedua pelaku itu berhasil ditangkap di kediamannya yang terletak tidak jauh dari toko tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dua pelaku menusuk korban lantaran sakit hati dimarahi oleh korban  yang merupakan ayah kandungnya sendiri.

"(Dua pelaku) anak kandung. Mereka sakit hati karena dimarahi ayahnya karena mereka mencuri uang ayahnya," ucap Kapolres.

Meski begitu, Nicolas, belum menjelaskan lagi secara detail mengenai kasus tersebut.

Pasalnya, kata dia, saat ini kedua pelaku tersebut tengah diproses lebih lanjut oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Saat ini pelaku dibawa ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena LP ditarik ke Polda," pungkasnya.

Sebelumnya, warga di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, digegerkan dengan adanya sesosok jenazah di dalam sebuah toko perabotan pada Sabtu (22/6/2024).

Penemuan jasad ini viral di media sosial salah satunya diunggah akun Instagram @merekamjakarta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bos Perabot di Duren Sawit Ternyata Dibunuh Putrinya Sendiri, Motifnya Sakit Hati Gara-gara Dimarahi 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved