Jumat, 10 April 2026

Gara-gara Ballo, Pemuda Lembang Embatau Toraja Utara Nikmati Hotel Prodeo

Kapolsek Rantepao, AKP Yohanis Ramba, mengatakan kedua pelaku mengakui telah mengeroyok Perys. Pelaku telah ditahan untuk proses lebih lanjut.

Tayang:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Gara-gara Ballo, Pemuda Lembang Embatau Toraja Utara Nikmati Hotel Prodeo
freedy/tribun toraja
Tersangka pengeroyokan Perys, DR (25) dan TR (34) 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Minum ballo (tuak) membuat DR (25) dan TR (34) merasakan hotel Prodeo (penjara) Polsek Rantepao.

Bermula saat DR, TR dan Perys Parondan (26), minum ballo di sebuah tempat di kampungnya, Dusun Sumpia, Lembang (Desa) Embatau, Kecamatan Tikala, Kabuaten Toraja Utara, Rabu (05/06/2024) sekitar 02.30 Wita.

Mabuk ballo membuat perbincangan ketiganya berakhir ketersinggungan DR dan TR atas kata-kata Perys.

DR kemudian meninju wajah Perys sementara TR menghantamkan gelas kaca ke Perys.

Korban mengalami luka robek di pelipis mata kiri dan memar di bagian wajah.

Tak terima dengan pengeroyokan dua rekannya itu, Persy melapor ke Polsek Rantepao.

Beberapa jam kemudian, DR dan TR diciduk di rumahnya keluarganya.

Kapolsek Rantepao, AKP Yohanis Ramba, mengatakan kedua pelaku mengakui telah mengeroyok Perys.

Pelaku telah ditahan untuk proses lebih lanjut.

Toraja dan Ballo

Di Toraja, minum tuak atau ballo sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari.

Bahkan, ada pepatah dalam bahasa Toraja yang mengatakan, "Tannia to Toraja ke taek na iru' Tuak" yang artinya bukan orang Toraja kalau tidak minum tuak.

Di Toraja, tuak biasanya diminum menggunakan suke atau bambu muda yang dipotong seukuran panjang tangan orang dewasa.

Suke ini pengganti gelas.

Minum ballo menggunakan suke sudah menjadi kebiasaan masyarakat Toraja sejak zaman nenek moyang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved