Senin, 11 Mei 2026

Sudah Kerja Sama, Telkomsat Siap Hadirkan Layanan Binis Berbasis Starlink di Indonesia

Kerja sama ini semakin mengukuhkan posisi Telkomsat sebagai mitra strategis pertama dan utama Starlink di Indonesia.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Sudah Kerja Sama, Telkomsat Siap Hadirkan Layanan Binis Berbasis Starlink di Indonesia
Dok Telkomsat
PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) bekerja sama dengan Stalink untuk memberikan layanan bisnis yang kompetitif. 

TRIBUNTORAJA.COM - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) dan Starlink mengadakan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) untuk layanan segmen enterprise berbagai wilayah di Indonesia.

Penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, dengan VP Starlink Commercial Sales, Rabu,15 Mei 2024.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menyatakan, kerja sama ini semakin mengukuhkan posisi Telkomsat sebagai mitra strategis pertama dan utama Starlink di Indonesia.

Kerja sama ini memungkinkan Telkomsat untuk menggelar layanan bisnis (business services) berbasis Starlink yang kompetitif dan setara dengan penawaran paket bisnis yang ditawarkan melalui website Starlink.

Sebagaimana diketahui bahwa Telkomsat telah menjalin kerja sama dengan Starlink sejak tahun 2021.

Bentuk kerja sama tersebut dengan dihadirkannya layanan backhaul Starlink sejak tahun 2022 dengan memanfaatkan hak labuh yang telah diberikan oleh pemerintah.

“Infrastruktur backhaul yang digelar oleh Telkomsat ini mampu memberikan layanan konektivitas satelit yang berkualitas dengan tetap menjamin kedaulatan dan keamanan data nasional,” kata Lukman.

Sementara itu, SVP Corporate dan Communication Telkom, Ahmad Reza, mengatakan bahwa kerja sama ini sebagai bentuk dukungan untuk program pemerintah dalam hal percepatan pemerataan konektivitas.

Ahmad menjelaskan, bersama Starlink, Telkomsat yang merupakan bagian dari TelkomGroup menunjukkan komitmen untuk terus berupaya mendukung program pemerintah dalam percepatan pemerataan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia, khususnya untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Di samping layanan Starlink, Telkomsat yang baru saja sukses meluncurkan dan mengoperasikan Satelit Merah Putih 2 pada awal tahun ini, juga terus menunjukkan keseriusannya untuk meningkatkan kapasitas dan menggelar konektivitas di wilayah yang belum mendapatkan layanan konektivitas terestrial dan seluler (unserved).

"Terasuk wilayah yang telah mendapatkan konektivitas terestrial dan seluler, namun belum cukup memadai (underserved)," tutupnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved