Jumat, 24 April 2026

Sains

Kenapa Fenomena Aurora Tak Pernah Muncul di Indonesia? Ini Penjelasan BRIN

Thomas mengakui bahwa aurora dapat terlihat di beberapa lokasi yang biasanya tidak mengalaminya, namun tetap jauh dari garis khatulistiwa.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Kenapa Fenomena Aurora Tak Pernah Muncul di Indonesia? Ini Penjelasan BRIN
IST/Midjourney
Ilustrasi fenomena aurora. 

TRIBUNTORAJA.COM - Media sosial diramaikan dengan perbincangan tentang kemunculan aurora di berbagai belahan dunia, bahkan di wilayah yang jarang terlihat fenomena ini, termasuk Indonesia.

Banyak pengguna media sosial dari Indonesia dan Malaysia bertanya-tanya mengapa aurora tidak pernah terlihat di langit negara mereka.

 

 

Menyikapi pertanyaan tersebut, Ahli astronomi dan astrofisika dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan proses terjadinya aurora dan mengapa fenomena ini tidak akan teramati di Indonesia.

Menurut Thomas, aurora adalah hasil dari interaksi partikel bermuatan yang berasal dari Matahari dengan atmosfer Bumi, khususnya atom oksigen dan nitrogen.

"Partikel dengan energi tinggi dari Matahari terbawa oleh medan magnet ke Bumi dan berinteraksi dengan medan magnet Bumi serta atmosfer, menghasilkan cahaya yang berwarna-warni," jelas Thomas seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (11/5/2024).

 

Baca juga: Fenomena Equinox Hari Ini 21 Maret 2024, Apa Itu?

 

Aurora hanya akan terlihat di sekitar kutub utara dan selatan Bumi karena partikel dari Matahari tersebut dibelokkan oleh medan magnet Bumi menuju kedua kutub tersebut.

Aurora di kutub utara disebut aurora borealis, sementara di kutub selatan disebut aurora australis.

"Medan magnet Bumi cukup kuat untuk melindungi atmosfer Bumi dari partikel berenergi tinggi yang berasal dari Matahari," tambahnya.

 

Baca juga: Heboh Isu Bumi Gelap 3 Hari Akibat Gerhana Matahari 8 April 2024, Benarkah?

 

Thomas menjelaskan bahwa Indonesia dan Malaysia, yang berada di garis khatulistiwa atau lintang tengah, tidak akan pernah mengalami aurora karena partikel dari Matahari hanya dapat masuk melalui kutub magnetik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved