Perang Israel Palestina
MSF Sebut Rafah Bisa Berubah Jadi Kuburan Akibat Gempuran Bom Israel
Di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres juga mengingatkan bahwa serangan penuh ke Rafah akan...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/serangan-israel-ke-rafah-mesir-gaza-852024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Lembaga medis dan kemanusiaan, Médecins Sans Frontières (MSF) atau Dokter Lintas Batas mengingatkan bahwa serangan Israel ke Rafah membahayakan lebih dari 1,5 juta penduduk yang berada di daerah tersebut.
MSF menyoroti banyaknya penduduk Palestina yang "terjebak" di Rafah untuk mencari perlindungan.
Direktur Eksekutif MSF Avril Benoit memperingatkan bahwa operasi militer Israel dapat mengubah Rafah "menjadi kuburan."
Benoit pun mendesak pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghentikan rencana serangan ke Rafah.
"Dengan lebih dari 1,5 juta warga sipil memadati sebidang tanah ini, eskalasi militer Israel mengancam Rafah menjadi kuburan," kata Benoit, Selasa (7/5/2024), dikutip dari laman resmi MSF.
"Eskalasi militer lebih lanjut di Rafah akan menjadi serangan langsung terhadap penduduk yang terjebak."
Baca juga: Qatar dan Mesir Usulkan Gencatan Senjata di Gaza: Hamas Setuju, Israel Bungkam dan Lanjut Pengeboman
Menurutnya, serangan militer ke Rafah "akan menghancurkan respons kemanusiaan yang sudah rentan saat kebutuhan medis dan humaniter meningkat tajam."
Pasukan Israel sendiri mulai menyerang sisi timur Rafah sejak awal pekan ini. Pasukan darat Israel pun menguasai titik penyeberangan Rafah-Mesir sehingga membuat arus bantuan kemanusiaan terhenti.
Netanyahu bersikeras menyerang Rafah kendati diprotes komunitas internasional, termasuk sekutu-sekutu Israel. Dia mengeklaim serangan ke Rafah diperlukan untuk mengalahkan Hamas.
Baca juga: Israel Makin Gila, Anggap Semua Laki-laki Palestina Adalah Hamas, Larang Keluar dari Rafah
| Israel Kembali Serang Palestina, Netanyahu Klaim Tak Ada Kelaparan di Gaza |
|
|---|
| Tentara Israel Tolak Bertempur di Gaza, Tolak Kebijakan Perang |
|
|---|
| Staf World Central Kitchen Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Hamas Jadi Kambing Hitam |
|
|---|
| Qatar Hentikan Peran sebagai Mediator Israel-Hamas, Masa Depan Gaza Semakin Kelam |
|
|---|
| Dampak Serangan Israel di Gaza: 93 Persen Bangunan Sekolah Hancur, Pertanian Tersisa 22 Persen |
|
|---|