Taruna STIP Jakarta Tewas Diduga Dianiaya Senior, Begini Kronologi
Adapun dari penyelidikan sementara, aksi penganiayaan itu diduga terjadi di salah satu kamar mandi sekolah tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Ilustrasi-jenazah1.jpg)
Polisi mengungkap kronologis dugaan penganiayaan yang menimpa taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Putu Satria Ananta Rustika (19) oleh seniornya hingga tewas.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, mengatakan dari hasil pemeriksaan saksi, korban bersama empat teman seangkatan baru saja melakukan suatu kegiatan jalan santai.
Selanjutnya, Putu dan rekan-rekannya itu dipanggil oleh senior terduga pelaku untuk menegurnya.
Para senior itu mempermasalahkan Putu yang masih menggunakan pakaian olahraga hingga diminta ke sebuah kamar mandi yang berada di lantai 2 gedung itu.
Di sana, mereka diminta untuk berbaris dengan posisi Putu yang berada paling depan teman-temannya itu.
"Kemudian korban dipukul dengan tangan mengepal sebanyak 5 kali ke arah ulu hati, setelah itu korban lemas langsung terkapar," kata Gidion dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2024).
Setelahnya, rekan seangkatan Putu diminta pergi dari kamar mandi untuk kembali mengikuti kegiatan pembelajaran.
Sementara Putu langsung dibawa ke klinik kampus. Di sana dinyatakan Putu sudah tidak bernyawa.
Saat ini, jenazah korban tengah dilakukan otopsi oleh kedokteran forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengetahui penyeban kematian korban.
Tidak punya musuh
Pihak keluarga menyampaikan Putu Satria Ananta Rustika tak pernah menceritakan kejadian yang aneh-aneh.
Keluarga hanya mengetahui jika korban merupakan salah satu siswa yang berprestasi selama mengenyam pendidikan di STIP.
"Pihak keluarga menyampaikan ke saya almarhum berprestasi, pinter, baik, enggak aneh-aneh," kata kuasa hukum keluarga korban, Tumbur Aritonang kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Tumbur menyebut jika korban juga diketahui tidak mempunyai musuh sampai saat ini.
"Enggak ada musuh, jadi kita juga belum tahu (penyebab dugaan penganiayaan)" ucapnya.
STIP Jakarta
taruna
dianiaya senior
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP)
Fernando Saharta Saragi
Putu Satria Ananta Rustika
Gidion Arif Setyawan
| Kisah Difalya, Alumni SMA Taruna Nusantara Asal Pangkep yang Wafat Saat Pendidikan Akpol |
|
|---|
| 24 Ribu Siswa Bersaing Masuk SMA Taruna Nusantara Tahun Ajaran 2026/2027 |
|
|---|
| Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Tana Toraja, Stevanus Palunan Janji Adakan Acara untuk Anak Muda |
|
|---|
| Gantikan Welem Sambolangi, Stevanus Palunan Dilantik Jadi Ketua Karang Taruna Tana Toraja |
|
|---|
| BPOM Akan Bangun Sekolah Kedinasan di Makassar |
|
|---|