Senin, 8 Juni 2026

Depresi, Ratusan Calon Dokter Spesialis Ingin Akhiri Hidup

Data ini diungkap lewat skrining kesehatan jiwa menggunakan kuesioner Patient Health Questionnaire-9 atau PHQ-9.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Depresi, Ratusan Calon Dokter Spesialis Ingin Akhiri Hidup
klikdokter.com
Ilustrasi dokter 

TRIBUNTORAJA.COM - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengungkap sebuah survei skrining kesehatan jiwa peserta program pendidikan dokter spesialis (PPDS) RS vertikal per Maret 2024.

Hasilnya menunjukkan banyak calon dokter spesialis mengalami masalah mental.

Setidaknya, ada 3,3 persen peserta PPDS yang menjalani skrining teridentifikasi ingin bunuh diri atau melukai diri sendiri.

Data ini diungkap lewat skrining kesehatan jiwa menggunakan kuesioner Patient Health Questionnaire-9 atau PHQ-9.

Kuesioner yang dijawab pada 21, 22, dan 24 Maret 2024 oleh 12.121 mahasiswa PPDS di 28 rumah sakit vertikal.

Hasilnya, sebanyak 2.716 (22,4 persen) PPDS mengalami gejala depresi.

Dengan rincian, 1.977 (16,3 persen) depresi ringan, 486 (4 persen) depresi sedang, 178 (1,5 persen) depresi sedang-berat, dan 75 (0,6 persen) depresi berat.

Angka 2.716 atau 22,4 persen ini datang dari calon dokter yang sedang menempuh berbagai pendidikan spesialisasi.

Dan dalam 2 minggu terakhir, 3,3 persen PPDS merasa lebih baik mati atau ingin melukai diri sendiri dengan cara apa pun dengan rincian:

1. Merasakan hal ini beberapa hari sebanyak 322 orang (2,7 persen).

2. merasakan ini lebih dari separuh waktu sebanyak 52 (0,4 persen)

3. Merasakan ini hampir setiap hari ada 25 (0,2 persen).

Pemikiran lebih baik mati atau ingin melukai diri sendiri dengan cara apapun semakin sering dirasakan pada PPDS yang memiliki gejala depresi yang lebih berat.

Lebih lanjut, program studi yang melaporkan calon dokter spesialis dengan gejala depresi terbanyak teridentifikasi di lima program studi berikut:

1. Ilmu Penyakit Mulut (53,1 persen)

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved