Mayat Dicor Dalam Rumah
Wanita yang Dibunuh Suaminya dan Mayatnya Dicor di Belakang Rumah Ternyata Istri Ketiga
Hal ini dikatakan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, saat membeberkan fakta baru kasus pembunuhan Jumatia, Rabu (17/4/24) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Mirisnya-kematian-Ju4r4.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Jumatia (sebelumnya ditulis Jumiati), korban pembunuhan oleh suami sendiri dan mayatnya dicor di belakang rumahnya, Jl Kandea, Kota Makassar, Sulsel, ternyata istri ketiga.
Suami korban yang juga pelaku pembunuhan sadis ini, Hengki (42), sudah dua kali menikah sebelum menikahi Jumatia (35).
Namun, dua istri sebelumnya hanya berstatus nikah siri dan telah pisah dengan Hengki.
Setelah kasus pembunuhan Jumatia terungkap pada Minggu (14/2/24), beredar kabar jika istri kedua Hengki juga hilang dan diduga telah dibunuh oleh Hengki.
Polisi kemudian melakukan penelusuran dan ternyata kabar itu tidak benar.
Hal ini dikatakan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, saat membeberkan fakta baru kasus pembunuhan Jumatia, Rabu (17/4/24) sore.
"Hasil pendalaman, pelaku mempunyai tiga orang istri. Istri pertama dan istri kedua pelaku dinikahi secara tidak sah alias kawin siri. Pelaku dengan istri pertama dan istri kedua juga sudah pisah," ujar Kombes Ngajib di kantornya.
Terkait kabar istri kedua pelaku juga hilang, kata Ngajib, tidak benar.
Polisi, katanya, telah melakukan penelusuran dan mendapat fakta jika istri pertama maupun kedua Hengki masih hidup.
"Istri pertama masih hidup dan ada di Kota Makassar. Istri kedua juga sudah pisah dan masih hidup juga," tegasnya.
Keluarga Bantah Tak Mencari
Pembunuhan Jumatia (35), oleh suaminya sendiri, Hengki (42), menggemparkan warga Makassar.
Setelah membunuh istrinya tahun 2017 lalu, Hengki mengubur Jumatia di belakang rumahnya, Jl Kandea 2, Kelurahan Bontoala Tua, Kecamatan Bontoala, Makassar.
Hengki kemudian menutup lubang tempat dia menanam mayat istrinya menggunakan semen.
Kasus ini baru terungkap tujuh tahun kemudian, yaitu pada Minggu (14/4/24).
Mayat Dicor Dalam Rumah
Jalan Kandea Makassar
mayat dicor
Kombes Pol Mokhamad Ngajib
Suami Bunuh Istri
| Tersiksanya Wanita Makassar yang Mayatnya Dicor Dalam Rumah, 3 Hari Dianiaya Suami Sebelum Meninggal |
|
|---|
| Rekonstruksi Suami Cor Istri di Jalan Kandea, Warga Teriak: Cor'mi Juga, Pelaku Cari yang Berteriak |
|
|---|
| Keluarga Bantah Tidak Cari Jumiati, Wanita yang Dibunuh Suami, Mayatnya Dicor di Belakang Rumah |
|
|---|
| Tulang Belulang Jumiati yang Dibunuh Suaminya dan Mayatnya Dicor Dimakamkan di Rappocini |
|
|---|
| Pengakuan Sedih Anak yang Melihat Ibunya Dibunuh Lalu Dicor Oleh Ayahnya di Jalan Kandea Makassar |
|
|---|