Minggu, 10 Mei 2026

Mayat Dicor Dalam Rumah

Tulang Belulang Jumiati yang Dibunuh Suaminya dan Mayatnya Dicor Dimakamkan di Rappocini

Namun, setelah diinterogasi, akhirnya F mengungkap jika ibunya juga telah dibunuh oleh ayahnya dan mayatnya dicor di belakang rumahnya.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Tulang Belulang Jumiati yang Dibunuh Suaminya dan Mayatnya Dicor Dimakamkan di Rappocini
ist
Pemakaman tulang belulang Jumiati (35), korban pembunuhan suami H (42) di Jl Rappocini, Lorong 2, Kecamatan Rappocini, Makassar, Senin (15/4/2024) pagi. 

TRIBUNTORAJA.COM - Tulang belulang Jumiati (35), dimakamkan di pekuburan umum Jl Rappocini, Lorong 2, Kecamatan Rappocini, Makassar, Senin (15/4/2024) pagi.

Jumiati adalah korban pembunuhan oleh suami sendiri, H (42), di Jl Kandea 2, Kecamatan Bontoala, Makassar, pada tahun 2018 atau 6 tahun lalu.

Setelah membunuh istrinya dengan cara memukul pakai tangan dan balok kayu, Hengki mengubur mayat Jumiati di lobang belakang rumahnya.

Lobang tersebut kemudian ditutup pakai semen.

Kasus ini baru terungkap pada Sabtu (13/4/24), setelah putri pertama Hengki dan Jumiati, F (17), melapor ke Polrestabes Makassar.

Awalnya, F ingin melapor penganiayaan yang dilakukan ayahnya, Hengki, kepada dirinya.

Namun, setelah diinterogasi, akhirnya F mengungkap jika ibunya juga telah dibunuh oleh ayahnya dan mayatnya dicor di belakang rumahnya.

Pengakuan F, ibunya dibunuh saat dia masih kelas IV SD sedangkan adiknya baru berumur 5 tahun.

Dia tidak berani menceritakan kasus tersebut karena diancam oleh ayahnya.

F dan adiknya diajari oleh ayahnya, jika ada yang bertanya kemana ibunya, dia harus menjawab pergi bersama laki-laki lain.

Hengki juga membuat cerita kepada tetangga bahwa istrinya kabur bersama pria lain.

Sehari setelah mendapat laporan F, Polrestabes Makassar kemudian melakukan pembongkaran lubang tempat mayat Jumiati dicor.

Polisi menemukan pakaian Jumiati masih utuh membungkus tulang belulangnya.

Kasus ini pun menggemparkan warga Jl Kandea 2, Kelurahan Bontoala Tua, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu (14/4/2024) siang.

Mereka yang selama 6 tahun menyangka Jumiati meninggalkan anak suaminya demi lelaki lain, baru tersadar jika telah dibohongi oleh Hengki yang di lingkungannya dikenal sebagai pria pengangguran dengan sifat tempramen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved