Minggu, 12 April 2026

Universitas Al Azhar Kairo Mesir Wisuda 40 Dai Muda dan Imam Masjid dari Sulsel, Sulbar, dan Kalsel

Ke-40 peserta itu adalah dai muda, imam masjid, dan perwakilan pondok pesantren dari KKalsel (30), Sulawesi Selatan (6), dan Sulawesi Barat (4).

Tayang:
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Universitas Al Azhar Kairo Mesir Wisuda 40 Dai Muda dan Imam Masjid dari Sulsel, Sulbar, dan Kalsel
dok pribadi
40 dai muda dan imam masjid dari 3 provinsi di Indonesia foto bersama usai diwisuda di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, Minggu (7/4/2024) waktu setempat. 

TRIBUNTORAJA.COM - Rektorat Universitas al Azhar Kairo Mesir mewisuda 40 peserta daurah alamiiy (pendidikan intensif) Kelas Internasional dari 3 provinsi di Indonesia, Minggu (7/4/2024) waktu Mesir.

Wisuda dihelat di Islamic Mission City (Madinatul Buuts al-Islamiyah) kampus utama Al Azhar.

Ke-40 peserta itu adalah dai muda, imam masjid, dan perwakilan pondok pesantren dari Kalimantan Selatan (30), Sulawesi Selatan (6), dan Sulawesi Barat (4).

Untuk Sulawesi selatan terdapat perwakilan dari Ponpes Immim, ponpes DDI Mangkoso, ponpes Al-Fakhriyah, Ponpes Al-Musawwirah, STAI al-Azhar Gowa, dan perwakilan dari Universitas Islam Makassar.

Program ini diinisiasi Yayasan Lazis Asfa (Assalam fil Alamin), lembaga nirlaba berbasis di Jakarta, pimpinan Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo.

Muhammad Irsyad (34), salah satu wisudawan, kepada Tribun, menyebut wisuda itu sekaligus seremoni penutupan 62 hari progran daurah internasional.

Seremoni dipimpin Direktur Akademi Internasional al-Azhar Prof Dr Hasan Shalah Sagir.

Syeikh Hasan hadir mewakili Dr Salamah Jum’ah Ali Daud, Rektor Al Azhar University.

Selain itu, juga hadir penasehat Imam Besar Grand al-Azhar divisi mahasiswa asing, Prof Dr Nahlah al-Shaidi.

Dari Indonesia diwakili Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo Dr Abdul Muta'ali.

Program daurah 60 hari ini diinisiasi Ketua Yayasan Lazis Asfa (Assalam fil Alamin) Komjen Pol (Purn) Dr Syafruddin bersama Akademi Internasional al-Azhar, sejak Februari 2024 lalu.

"Kami haturkan terima kasih kepada Pak Jenderal Syafruddin dan Alazhar, karena beliaulah kami bisa diwisuda dengan 5 ijazah sekaligus," kata KH Syawir Dahlan, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Dakwah dan Tilawah Pangkep, kepada Tribun, Senin (8/4/2024) pagi.

Secara terpisah, kepada Tribun, Syafruddin mengatakan program daurah ini adalah awal dan akan berlanjut di masa mendatang.

"Azhar itu sentra Ialam wasatiyah sekaligus lembaga pendidikan tertua di dunia. Dai muda, imam masjid dan pembina pondok pesantren itu harus diberi wawasan Islam internasional, yang bisa diterima semua golongan bangsa dan agama," ujarnya.

Irsyad mengatakan, daurah tersebut berlangsung selama dua bulan, dimulai 11 Februari hingga 4 April 2024.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved