Selasa, 19 Mei 2026

Ramadan 2024

Cara Menyucikan Hati dan Jiwa Selama Ramadan Versi Ustad Akhmad Bartanamal

Ustad Akhmad memaparkan kepada pemirsa Syiar Ramadan Toraja, guna meraih predikat dan derajat takwa selama bulan suci Ramadan beberapa hal perlu…

Tayang:
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Cara Menyucikan Hati dan Jiwa Selama Ramadan Versi Ustad Akhmad Bartanamal
Youtube Tribun Toraja
Ustad Akhmad Bartanamal Patappa' SE, dalam episode perdana Syiar Ramadan Toraja oleh Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja, Pemkab Toraja Utara, dan PLN Makale, bekerja sama dengan Tribun Toraja. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Dalam Rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja, Pemkab Toraja Utara, dan PLN Makale, bekerja sama dengan Tribun Toraja, menggelar program Syiar Ramadan Toraja.

Syiar Ramadan Toraja merupakan kegiatan dakwah melalui media sosial yang mudah diakses oleh masyarakat, dengan menghadirkan penceramah kompeten dari Tana Toraja dan Toraja Utara.

Untuk episode perdana, Syiar Ramadan Toraja mengangkat tema ‘Menyucikan Hati dan Jiwa di Bulan Ramadan’.

Episode perdana Syiar Ramadan Toraja telah tayang pada Kamis (21/3/2024) sore jelang waktu berbuka puasa.

Episode perdana ini menghadirkan Ustad Akhmad Bartanamal Patappa' SE, asal Makale sebagai penceramah.

Ustad Akhmad merupakan alumni Universitas Sangga Buana Bandung, dan telah berpengalaman menjadi dai selama 13 tahun.

 

Baca juga: Fenomena Gerhana Bulan Penumbra saat Ramadan Maret 2024, Catat Jadwalnya

 

Ustad Akhmad menyampaikan bahwa perintah puasa didahului oleh komitmen keimanan sebagaimana diterangkan dalam Surat Al Baqarah ayat 183.

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” demikian bunyi Surat Al Baqarah ayat 183.

Berdasarkan ayat yang dipaparkan, Ustad Akhmad mengatakan tujuan dari berpuasa adalah bagaimana dengan keimanan seseorang dapat melahirkan ketakwaan.

 

Baca juga: Begini Pola Makan dan Minum untuk Ibu Menyusui saat Puasa Ramadan

 

“Ketakwaan dalam artian dia melaksanakan seluruh perintah Tuhan dan menjauhi seluruh apa yang dilarang-Nya,” kata Ustad Akhmad.

Di mana salah satu syarat meraih ketakwaan tersebut dengan memiliki kebersihan hati dan kesucian jiwa.

“Dan puasa ini sesungguhnya adalah latihan yang sangat efektif, pendidikan atau tarbiah yang sangat potensial melahirkan pribadi-pribadi yang bersih hatinya dan suci jiwanya.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved