Rabu, 8 April 2026

Kecelakaan di Kesu

Mahasiswa FE UKI Toraja Tewas Kecelakaan, Banjir Ucapan Belasungkawa

Teman sesama mahasiswa UKI Toraja mengatakan bahwa almarhum Ariel merupakan sosok yang baik dan bersahaja di mata teman-temannya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Mahasiswa FE UKI Toraja Tewas Kecelakaan, Banjir Ucapan Belasungkawa
ist
Ucapan belasungkawa untuk Ariel Yusuf Tiranda, mahasiswa FE UKI Toraja yang meninggal karena kecelakaan di Kecamatan Kesu', Toraja Utara, Jumat (15/3/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Kesu, Toraja Utara, adalah Ariel Yusuf Tiranda.

Pria berusia 19 tahun ini merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja.

Rekannya di FE UKI Toraja merasa kehilangan dengan meninggalkan Ariel.

Salah satu temannya bernama Wiliam (21 tahun) menceritakan sosok Ariel di matanya.

Mahasiswa UKI Toraja ini mengatakan bahwa almarhum Ariel merupakan sosok yang baik dan bersahaja di mata teman-temannya.

"Ia kaget juga dengar kabar salah satu rekan meninggal kecelakaan. Almarhum orangnya baik dan bersahaja," ucapnya kepada Tribun Toraja, Jumat (15/3/2024) malam.

"Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dari Tuhan amin," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, ia mengalami kecelakaan di Jl Pongtiku, Lembang Tallulolo, Kecamatan Kesu, Toraja Utara, Jumat (15/3/2024) dini hari, sekira pukul 02.00 Wita.

Saat itu, Ariel mengendarai motor Yamaha Mio tanpa plat bertabkan dengan pengendara motor Honda Beat Street yang saat itu bonceng tiga.

Tabrakan tersebut sangat keras. Terlihat dari kendaraan keduanya yang rusak parah.

Sepeda motor Honda Beat Street mengalami kerusakan pada segitiga, batok pecah, kap depan pecah, dan stir bengkok.

Sedangkan sepeda motor Yamaha Mio M3 mengalami kerusakan pada segitiga, batok depan pecah, dan kap depan pecah.

Kasatlantas Toraja Utara, Iptu Marzuki, mengatakan bahwa lokasi titik lakantas ini berada di jalur kiri arah dari Kota Rantepao ke Tallulolo.

Itu karena motor Honda Beat berusaha menyalip mobil ekspedisi di depannya dan mengambil badan jalan di sebelah kiri dari arah Kota Rantepao ke Tallulolo.

Dari arah berlawanan melaju motor yang dikendarai Ariel. Tabrakan pun tidak bisa dielakkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved