Selasa, 21 April 2026

Klaim Hancurkan Markas Spionase Israel, Iran Serang Irak dan Suriah

Pasukan Iran menyatakan serangan rudal di Irak tengah malam itu berhasil menghancurkan "salah satu markas spionase utama" Israel di Erbil, ibu kota...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Klaim Hancurkan Markas Spionase Israel, Iran Serang Irak dan Suriah
Rudaw TV via AP Photo
Gambar ini diambil dari video yang disediakan oleh Rudaw TV yang menunjukkan asap membubung dari sebuah bangunan yang terkena serangan di Irbil, Irak, Selasa, 16 Januari 2024. Iran telah mengumumkan bahwa mereka melancarkan serangan terhadap markas mata-mata dan kumpulan kelompok teroris anti-Iran sesaat setelah misil mengenai area dekat konsulat AS di Irbil, ibu kota wilayah otonom Kurdistan Irak. 

TRIBUNTORAJA.COM, ERBIL - Garda Revolusi Iran melancarkan serangan rudal balistik ke markas intelijen Israel Mossad di Irak utara dan ke "kelompok anti-Iran" di Suriah pada Senin (15/1/2024).

Pasukan Iran menyatakan serangan rudal di Irak tengah malam itu berhasil menghancurkan "salah satu markas spionase utama" Israel di Erbil, ibu kota wilayah semi-otonom Kurdistan.

Serangan ini merupakan respons terhadap serangan Israel yang menewaskan komandan Garda Revolusi Iran dan anggota front perlawanan Iran.

 

 

"Markas besar ini telah menjadi pusat pengembangan operasi spionase dan perencanaan aksi teroris," kata Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari CNN.

IRGC juga menyatakan mereka menyerang beberapa lokasi di Erbil dan mengklaim menargetkan "situs kelompok oposisi Iran".

Dilansir dari Associated Press, Dewan Keamanan wilayah Kurdistan mengungkapkan, setidaknya empat warga sipil tewas dan enam lainnya terluka dalam serangan tersebut.

 

Baca juga: Netanyahu: Pengadilan Internasional Tak Bisa Hentikan Perang Israel Lawan Hamas

 

"Pelanggaran terang-terangan ini melemahkan kedaulatan wilayah Kurdistan dan Irak," kata Dewan Keamanan dalam pernyataannya.

Mereka juga menuduh Iran menggunakan alasan tak berdasar untuk menyerang Erbil, wilayah yang secara historis stabil dan menurut mereka tidak pernah menjadi ancaman bagi pihak mana pun.

Selain melancarkan serangan ke wilayah Irak, IRGC menyatakan mereka juga menembakkan rudal balistik ke pangkalan "kelompok anti-Iran di wilayah pendudukan Suriah".

 

Baca juga: Israel Tuduh 2 Jurnalis Palestina yang Tewas Sebagai Teroris, Keluarga Ngamuk

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved