Pilpres 2024
Tak Jabat Tangan Anies Usai Debat, Prabowo: Dia Engga Datang
Dalam konferensi pers tersebut, Prabowo juga menyampaikan beberapa hal, termasuk menyatakan kekecewaannya terhadap narasi yang disampaikan dua...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Prabowo-dalam-debat-capres.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Calon presiden (capres) RI nomor urut 2 Prabowo Subianto menjelaskan alasannya tidak berjabat tangan dengan capres nomor urut 1 Anies Baswedan seusai debat ketiga Pilpres 2024, Minggu (7/1/2024).
Prabowo mengatakan Anies tidak mendatangi dirinya untuk mengajak bersalaman, padahal dirinya lebih tua daripada Anies.
“Dia nggak datang ke saya. Saya lebih tua dari dia, saya lebih senior dari dia,” kata Prabowo dalam konferensi pers seusai debat, dikutip Kompas.com.
Sebelumnya, setelah pernyataan penutup, Prabowo terlihat berjabat tangan dengan Ganjar, tetapi kemudian berjalan menjauh dan tidak melakukan hal sama pada Anies.
Dalam konferensi pers tersebut, Prabowo juga menyampaikan beberapa hal, termasuk menyatakan kekecewaannya terhadap narasi yang disampaikan dua kandidat lain.
“Tadi, boleh saya komentar sedikit, saya agak kecewa dengan kualitas, terutama narasi yang diampaikan oleh paslon-paslon yang lain.”
Baca juga: Debat Capres, Anies Ungkap Prabowo Punya Tanah 340 Ribu Hektar
“Menurut saya, pertama, mereka datanya banyak yang salah, keliru. Kedua, masalah pertahanan ini mau dipakai sebagai bahan mencari poin politik, yang menurut saya untuk negarawan tidak boleh,” kata Prabowo.
Pertahanan, lanjut Prabowo, merupakan sesuatu yang sakral, dan sangat lucu jika ada calon pemimpin yang mengatakan bahwa tidak boleh ada rahasia dalam sektor pertahanan.
“Kalau tidak salah tadi ada paslon yang mengatakan untuk pertahanan tidak ada rahasia, saya kira sangat lucu, sangat tidak pantas bagi seorang pemimpin. Justru masalah pertahanan, keamanan itu sarat dengan hal-hal rahasia.”
Baca juga: Debat Kedua Capres, Anies Pakai Strategi Serang Prabowo