Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Kekerasan Oknum TNI di Manado dan Boyolali
Berdasarkan catatan Koalisi Masyarakat Sipil, ada dua kejadian kekerasan prajurit yang mendapat sorotan publik.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Iringan-jenazah-yang-melewati-markas-Kodam-XIII-Merdeka-di-Teling-Atas.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum prajurit TNI di Manado dan Boyolali.
Berdasarkan catatan Koalisi Masyarakat Sipil, ada dua kejadian kekerasan prajurit yang mendapat sorotan publik.
Seperti kericuhan prajurit TNI dan warga pengantar jenazah di depan Markas Kodam XIII/Merdeka di Manado, Sulawesi Utara.
Kemudian, tindakan penganiayaan sejumlah prajurit TNI terhadap massa relawan pendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Kabupaten Boyolali.
Koalisi Masyarakat Sipil menegaskan, kekerasan yang dilakukan prajurit TNI tidak dibenarkan dengan dalih apa pun.
Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menilai kekerasan tersebut menunjukan kecenderungan arogansi dan kesewenang-wenangan hukum yang dilakukan prajurit TNI terhadap warga sipil.
Baca juga: Viral Bentrok Anggota TNI vs Pengiring Jenazah di Manado, Begini Kronologinya
Menurutnya, prajurit TNI yang diduga melakukan kekerasan tidak boleh dibiarkan tanpa proses hukum sesuai dengan perbuatannya baik secara militer maupun Peradilan Umum.
"Pembiaran dan pembenaran terhadap kekerasan menjadi berbahaya, karena akan menjadi preseden buruk yang memicu kekerasan lain di kemudian hari," ujar Isnur dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kompas.com.
Senada dengan Isnur, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyatakan kekerasan prajurit TNI dengan alasan bunyi knalpot motor bising tidak dapat dibenarkan.
Baca juga: 6 Oknum TNI Penganiaya Relawan Ganjar-Mahfud Jadi Tersangka
| Oknum TNI Terlibat Pemukulan Pengunjung Kafe Valery Toraja Utara Diserahkan ke Denpom |
|
|---|
| Sejarah Hari Dharma Samudra, Diperingati Setiap 15 Januari |
|
|---|
| TNI AU Pastikan Tak Ada Penerbangan Asing di Bandara Morowali, Korpasgat Diterjunkan Amankan Area |
|
|---|
| TNI Kerahkan Ratusan Prajurit Redam Tawuran Antarwarga di Tallo Makassar |
|
|---|
| Oknum TNI AU di Makassar Diduga Tikam Selingkuhan Istrinya hingga Tewas |
|
|---|