Sabtu, 23 Mei 2026

Vale dan Danau Matano, Sinergi Dalam Simfoni

Sebuah danau purba yang terbentuk secara tektonik, dan terletak di ujung Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur.

Tayang:
Penulis: Adenin | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Vale dan Danau Matano, Sinergi Dalam Simfoni
net
Pesona Danau Matano di Luwu Timur, Sulawesi Selatan 

Baik sebagai air konsumsi rumah tangga, maupun sumber irigasi petani sekitar.

Namun, dibalik itu semua, tersimpan cerita bagaimana air dari danau purba itu masih terjaga kualitasnya seiring perkembangan zaman.

Pasalnya, lokasi danau berbatasan langsung dengan blok pertambangan nikel milik PT Vale Indonesia Tbk (PTVI).

Blok pertambangan biji nikel, mulai dijamah di akhir era 70-an, saat masih bernama PT International Nickel Community (INCO).

Hingga 55 tahun perjalanan dari vale, tak sedikit isu-isu mengenai pengelolaan lingkungan yang dibenturkan kepada masyarakat.

Namun vale dengan gagah membuktikan kualitasnya, sebagai perusahaan tambang yang peduli terhadap dampak lingkungan.

Tercermin dari ratusan penghargaan dan sertifikat baik ditaraf nasional maupun internasional.

Pada tanggal 20 Desember 2023, vale kembali meraih Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penghargaan PROPER Hijau diraihkeempat kalinya oleh vale dalam kurun waktu 3 tahun berturut-turut.

Dalam kegiatan penambangannya, vale menerapkan metode penambangan terbuka, atau open cast mining.

Pertama-tama dilakukan proses land clearing, atau pembersihan lahan dari tumbuhan.
Kemudian, lapisan tanah penutup dikelupas melalui proses stripping dengan kedalaman 5 sampai 10 meter, tergantung kondisi tanah.

Lapisan tanah tersebut kemudian dibawa ke penampungan untuk menambah lahan pasca tambang.

Ore nikel yang sudah ditambang di site, selanjutnya akan diproses di bagian process plant.

Ore nikel akan dimasukkan ke mesin penggiling untuk dicampur dengan air.

Selanjutnya, ore akan dikirim menggunakan belt conveyor untuk dikeringkan di kiln.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved