Ledakan di Morowali
4 Warga Luwu Utara Jadi Korban Ledakan Smelter PT ITSS Morowali, 1 Tewas
Dari total data sementara 51 orang karyawan menjadi korban, 13 diantaranya meninggal dunia, 38 mengalami kritis, luka berat dan luka ringan.
Penulis: Adenin | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Tungku-Meledak-di-Morowali.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE – Ledakan tungku smelter di PT Indonesia Tsinshang Stainless Steel (ITSS) area tenant PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, mengakibatkan 51 orang karyawan menjadi korban, Minggu (24/12/2023), sekitar pukul 05.30 WITA.
Musibah bermula dari kecelakaan yang dialami sejumlah pekerja saat melakukan perbaikan tungku dan pemasangan plat pada bagian tungku.
Hasil investigasi awal manajemen PT IMIP menyebutkan, penyebab ledakan diperkirakan karena bagian bawah tungku masih terdapat cairan pemicu ledakan.
Baca juga: Korban Tewas Ledakan Smelter PT ITSS Morowali Bertambah, Ada 6 Orang Pekerja WNA
Saat proses perbaikan tersebut, terjadi ledakan.
Adapun di lokasi juga terdapat banyak tabung oksigen yang digunakan untuk pengelasan dan pemotongan komponen tungku.
Akibatnya, ledakan petama memicu beberapa tabung oksigen di sekitar area ikut meledak.
Baca juga: Smelter PT ITSS Morowali Meledak, Disnakertrans Sulawesi Tengah Turunkan Tim Investigasi
Kebakaran tungku berhasil dipadamkan pukul 09.10 WITA.
Dari total data sementara 51 orang karyawan menjadi korban, 13 diantaranya meninggal dunia, 38 mengalami kritis, luka berat dan luka ringan.
Informasi yang dihimpun Tribun Toraja, dari total jumlah korban sementara, 4 diantaranya warga kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, 1 meninggal dunia, dan 3 dalam perawatan.
Baca juga: Pekerja Asal Enrekang Jadi Korban Tragedi Ledakan Tungku Smelter PT ITSS Morowali
Korban meninggal dunia bernama Tobing, warga Desa Malangke, kecamatan Malangke, Luwu Utara.
Korban lainnya adalah, Patriansyah, warga Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan, Luwu Utara, saat ini dirujuk ke RSUD Bungku, dan Andi Kurniawan, warga kecamatan Masamba, masih dirawat di Klinik 2, serta Arif, warga kecamatan Bone-Bone, juga masih dirawat di klinik 1.
”Korban yang meninggal dunia jenazahnya sementara dipulangkan ke rumah duka di Luwu Utara,” Ungkap salah satu keluarga korban yang tak ingin disebutkan namanya saat dihubungi Tribun Toraja.
Baca juga: 51 Pekerja Terdampak, 39 luka-luka, 12 Tewas Termasuk TKA dalam Ledakan Smelter PT ITSS Morowali
Jumlah Korban Bertambah
Jumlah korban tewas dalam insiden ledakan tungku Smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, meningkat satu orang pada Minggu (24/12/2023).
Dengan tambahan tersebut, total korban yang meninggal menjadi 13 orang.
Korban terbaru yang meninggal diketahui merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA).
Baca juga: Selamatkan Diri, Pekerja Nekat Lompat dari Ketinggian saat Terjadi Ledakan PT ITSS Morowali
Dedy Kurniawan, Kepala Divisi Media Relations PT IMIP, menyampaikan bahwa korban tewas dari kecelakaan kerja di PT ITSS terdiri dari 7 warga negara Indonesia dan 6 warga negara asing.
"Penambahan dari WNA," ungkap Dedy melalui Whatsapp kepada Tribun Palu.
Kejadian kecelakaan kerja di PT ITSS dipicu oleh ledakan pada Smelter.
Baca juga: Ledakan Tabung Smelter PT ITSS Morowali, 12 Karyawan Tewas
PT ITSS sendiri beroperasi sebagai Tenant di Kawasan PT IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah.
Sedikitnya 51 pekerja mengalami luka akibat terdampak ledakan pada tungku Smelter.
Insiden kecelakaan kerja terjadi sekitar pukul 05.30 WITA.
Baca juga: Sidang Online Tertutup, Keluarga Korban Agnes Desak Pengadilan Morowali untuk Terbuka dan Transparan
Peristiwa tragis ini dimulai dari kecelakaan yang dialami sejumlah pekerja saat melakukan perbaikan dan pemasangan plat pada bagian tungku.
Hasil investigasi awal dari manajemen PT IMIP menyebutkan bahwa penyebab ledakan diduga karena bagian bawah tungku masih mengandung cairan yang memicu ledakan.
Ledakan terjadi pada saat proses perbaikan berlangsung.
Baca juga: Karena Uang Rp 500 Ribu, Pelaku Bunuh Wanita Toraja di Morowali Pakai Batu
Di lokasi kejadian, terdapat banyak tabung oksigen yang digunakan untuk aktivitas pengelasan dan pemotongan komponen tungku.
Akibatnya, ledakan awal memicu beberapa tabung oksigen di sekitar area juga meledak.
Pemadaman kebakaran pada tungku berhasil dilakukan pada pukul 09.10 WITA.
Para pekerja yang menjadi korban kecelakaan telah dilarikan ke klinik 1 dan 2 PT IMIP.
(*)