Ledakan di Morowali
Selamatkan Diri, Pekerja Nekat Lompat dari Ketinggian saat Terjadi Ledakan PT ITSS Morowali
Video yang beredar di Facebook menunjukkan beberapa pekerja nekat melompat dari ketinggian guna menyelamatkan diri dari api yang semakin membesar.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pekerja-di-Ledakan-Smelter-2023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MOROWALI - Pekerja melakukan lompatan dari ketinggian dalam upaya menyelamatkan diri saat terjadi ledakan tungku Smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Minggu (24/12/2023).
Video yang beredar di Facebook menunjukkan beberapa pekerja nekat melompat dari ketinggian guna menyelamatkan diri dari api yang semakin membesar.
Begitu terlihat pekerja dengan helm kuning keluar dari asap tebal.
Adegan lompatan mereka yang terbentur di dinding bangunan Smelter menjadi sorotan bagi rekan-rekan pekerja yang sudah berada di luar.
Setelah berhasil keluar dari gedung Smelter, pekerja-pelompat tersebut kemudian dibantu dan diangkut menggunakan truk menuju fasilitas kesehatan.
Sebanyak 35 pekerja terdampak ledakan di perusahaan pertambangan nikel tersebut.
Dari jumlah tersebut, 12 di antaranya telah kehilangan nyawa.
Diketahui bahwa PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel beroperasi di wilayah yang sama dengan PT IMIP.
Baca juga: Kronologi Ledakan Tungku Smelter PT ITSS di IMIP Morowali Sulawesi Tengah
Korban Meninggal Bertambah
Jumlah korban meninggal dalam tragedi ledakan tungku Smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, bertambah satu orang pada Minggu (24/12/2023).
Dengan penambahan tersebut, jumlah korban yang meninggal menjadi 13 orang.