Ledakan di Morowali
4 Warga Luwu Utara Jadi Korban Ledakan Smelter PT ITSS Morowali, 1 Tewas
Dari total data sementara 51 orang karyawan menjadi korban, 13 diantaranya meninggal dunia, 38 mengalami kritis, luka berat dan luka ringan.
Penulis: Adenin | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Tungku-Meledak-di-Morowali.jpg)
Korban meninggal dunia bernama Tobing, warga Desa Malangke, kecamatan Malangke, Luwu Utara.
Korban lainnya adalah, Patriansyah, warga Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan, Luwu Utara, saat ini dirujuk ke RSUD Bungku, dan Andi Kurniawan, warga kecamatan Masamba, masih dirawat di Klinik 2, serta Arif, warga kecamatan Bone-Bone, juga masih dirawat di klinik 1.
”Korban yang meninggal dunia jenazahnya sementara dipulangkan ke rumah duka di Luwu Utara,” Ungkap salah satu keluarga korban yang tak ingin disebutkan namanya saat dihubungi Tribun Toraja.
Baca juga: 51 Pekerja Terdampak, 39 luka-luka, 12 Tewas Termasuk TKA dalam Ledakan Smelter PT ITSS Morowali
Jumlah Korban Bertambah
Jumlah korban tewas dalam insiden ledakan tungku Smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, meningkat satu orang pada Minggu (24/12/2023).
Dengan tambahan tersebut, total korban yang meninggal menjadi 13 orang.
Korban terbaru yang meninggal diketahui merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA).
Baca juga: Selamatkan Diri, Pekerja Nekat Lompat dari Ketinggian saat Terjadi Ledakan PT ITSS Morowali
Dedy Kurniawan, Kepala Divisi Media Relations PT IMIP, menyampaikan bahwa korban tewas dari kecelakaan kerja di PT ITSS terdiri dari 7 warga negara Indonesia dan 6 warga negara asing.
"Penambahan dari WNA," ungkap Dedy melalui Whatsapp kepada Tribun Palu.
Kejadian kecelakaan kerja di PT ITSS dipicu oleh ledakan pada Smelter.
Baca juga: Ledakan Tabung Smelter PT ITSS Morowali, 12 Karyawan Tewas