Pilpres 2024
78,8 Persen Responden Jajak Pendapat Tertarik Nonton Debat Cawapres
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menjadwalkan pelaksanaan debat perdana cawapres pada Jumat (22/12/2023), di Jakarta Convention Center (JCC).
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/15122023_cawapres.jpg)
Diketahui, per Agustus 2023 jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 7,85 juta orang.
Debat perdana cawapres besok bakal dibagi menjadi enam segmen.
Segmen pertama adalah pemaparan visi misi sesuai tema debat, sesi kedua dan ketiga merupakan pendalaman visi misi dengan menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan para panelis.
Baca juga: 5 Lembaga Keluarkan Hasil Survei Elektabilitas Capres-Cawapres Jelang Debat II, Selisih Makin Ketat
Selanjutnya, segmen keempat dan kelima akan berisi tanya jawab antar-cawapres, dan segmen terakhir berupa pernyataan penutup para cawapres.
Jajak pendapat tersebut dilaksanakan oleh Litbang Kompas dengan melibatkan 509 responden dari 34 provinsi.
Tingkat kepercayaan pada jajak pendapat tersebut berkisar di angka 95 persen dengan margin of error di angka 4,35 persen. Jajak pendapat itu dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.
Baca juga: Ini Jadwal Lengkap hingga Panelis Debat Capres Cawapres Kedua, Digelar 22 Desember 2023
Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menjadwalkan pelakanaan debat perdana calon wakil presiden (cawapres) atau debat kedua Pilpres 2024 pada Jumat (22/12/2023) di Jakarta Convention Center.
Ketua KPU RI, Hasyim Asyari menjelaskan hal itu di Kantor KPU, Jakarta, Senin (18/12/2023).
Baca juga: Gibran Diremehkan, Wakil Ketua TKN Prabowo: Debat Cawapres Akan Penuh Kejutan
“Kampanye debat cawapres diselenggarakan 22 Desember 2023, dimulai on air jam 19.00 WIB, tempat penyelenggaraan direncanakan di Jakarta Convention Center atau JCC di Jakarta,” jelasnya.
Tema debat tersebut, sesuai dengan hasil diskusi KPU beberapa waktu lalu, mencakup Ekonomi (Kekayaan dan Digital), Keuangan, Investasi, Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN dan APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan.
(*)