Mahasiswi yang Viral Wajah Penuh Abu Vulkanik Saat Erupsi Marapi Meninggal, Korban Menjadi 23 Orang

Mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) ini menambah daftar panjang korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi, Padang, Sumatera Barat.

Editor: Apriani Landa
IST/Dok. PVMBG
Gunung Marapi yang berada di Sumatera Barat (Sumbar) erupsi dan menyemburkan abu vulkanik, Sabtu (7/1/2023) pukul 06.11 WIB. 

TRIBUNTORAJA.COM, PADANG - Zhafirah Zahrim Febrina, pendaki Gunung Marapi, meninggal saat menjalai perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) M Djamil Padang, Minggu (17/12/2023) sekira pukul 17.50 WIB.

Mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) ini menambah daftar panjang korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi, Padang, Sumatera Barat.

Zhafirah Zahrim Febrina yang akrab disapa Ife sebelumnya viral pasca erupsi Gunung Marapi.

Pendaki wanita ini sempat viral usai mengirimkan video ke keluarga dalam kondisi wajah penuh abu vulkanik.

Ia sempat dievakuasi dari Gunung Marapi dalam keadaan selamat, tapi harus dirawat karena mengalami luka bakar serius.

Asisten Manajer Humas RSUP M Djamil Padang, Rizky Rasyidi, membenarkan mahasiswi berusia 19 tahun tersebut meninggal usai mendapat perawatan intensif.

Di kampus, Ife dikenal sebagai mahasiswi yang aktif di sejumlah kegiatan termasuk menjadi atlet silat.

Keluarga Ife, Rani Radelani mengatakan pendakian ke Gunung Marapi merupakan yang pertama bagi Ife.

"Waktu mau naik gunung, Ife izin ke keluarga dia pergi bersama teman yang biasa mendaki," bebernya, Senin (4/12/2023), dikutip dari TribunPadang.com.

Diketahui, sebanyak 75 pendaki berada di Gunung Marapi saat erupsi pada Minggu (3/12/2023) lalu.

Tim SAR gabungan mengevakuasi 22 pendaki dalam keadaan meninggal dan 53 pendaki selamat, termasuk Ife.

Para korban yang selamat dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan.

Sebelumnya, Direktur PNP, Surfa Yondri, menyebut ada 14 mahasiswa yang sempat terjebak erupsi Gunung Marapi dan setelah proses evakuasi 7 orang dinyatakan meninggal.

"Sampai hari Selasa pukul 11.59 WIB sudah 13 orang mahasiswa Politeknik Negeri Padang korban erupsi Gunung Marapi yang dievakuasi," ujarnya, Rabu (6/12/2023), dikutip dari TribunPadang.com.

Para mahasiswa yang meninggal berasal dari jurusan Teknik Sipil yakni Muhammad Teguh Amanda, Muhammad Alpikri, Irfandi Putra, Aditya Prasetyo, Yasirli Amri, Filhan Alfigh Faizh, dan Wahlul Alde Putra.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved