Kamis, 7 Mei 2026

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Humbahas Sumatera Utara, Bupati Ungkap Dugaan Penyebab

Dosmar mengatakan, akibat bencana alam tersebut, sebanyak 11 korban masih dalam pencarian usai dinyatakan hilang, sedangkan 1 korban ditemukan tewas.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Banjir Bandang dan Longsor Terjang Humbahas Sumatera Utara, Bupati Ungkap Dugaan Penyebab
FB/Robin Butar Butar via Tribun Medan
Terpantau dari potret yang diunggah akun Facebook Robin Butarbutar pada Minggu (3/12/2023), ia mengunggah beberapa foto yang diambil dari udara. Dalam foto terlihat proses banjir bandang di Desa Simangulampe, Kecamatan, Bakti Raja di Bakara, Humbang Hasundutan. (FB/Robin Butar Butar) 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Dosmar Banjarnahor mengungkapkan dugaan penyebab banjir bandang dan longsor yang terjadi di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Humbahas, Sumatera Utara, Jumat (1/12/2023).

Ia menyebut, bencana alam tersebut diperkirakan terjadi karena likuifaksi atau pencairan tanah.

"Sebelum diteliti lebih lanjut, diperkirakan bencana ini disebabkan likuifaksi tanah," kata Dosmar dalam keterangannya Sabtu (3/12/2023).

 

 

"Akan dilakukan mitigasi untuk menghindari kejadian bencana yang mungkin terjadi," ujarnya.

Dosmar mengatakan, akibat bencana alam tersebut, sebanyak 11 korban masih dalam pencarian usai dinyatakan hilang, sedangkan 1 korban ditemukan tewas.

Sementara sebanyak 35 rumah warga dilaporkan mengalami rusak berat.

 

Baca juga: 8 Pejabat Bendungan yang Runtuh dan Jadi Penyebab Banjir Libya Dipenjara

 

"Bencana alam di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja telah menyebabkan 35 rumah rusak berat, (Total) 11 korban masih belum ditemukan. Sementara 1 orang ditemukan meninggal dunia," jelasnya, dikutip dari Kompas.com.

Ia pun menegaskan, Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap 11 orang hilang tersebut.

"Selain itu masyarakat diminta agar tetap tenang dan jangan berbondong-bondong memenuhi lokasi bencana agar proses normalisasi di lapangan bisa berjalan lancar," tegasnya.

 

Baca juga: Bantu Korban Banjir Libya, Mesir Kirim Kapal Induk untuk Dipakai Jadi RS Lapangan

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved