Kamis, 4 Juni 2026

Perang Israel Palestina

Hamas Bebaskan 13 Warga Israel dan 4 WN Thailand, 39 Tahanan Palestina Dibebaskan Israel

Dari 13 orang yang dibebaskan, enam di antaranya adalah perempuan dan tujuh lainnya anak-anak serta remaja. Sedangkan 39 tahanan Palestina yang...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Hamas Bebaskan 13 Warga Israel dan 4 WN Thailand, 39 Tahanan Palestina Dibebaskan Israel
AP Photo
Marah Bakir (kanan), mantan tahanan Palestina yang dibebaskan oleh otoritas Israel, diterima di rumah keluarganya di lingkungan Beit Hanina di Yerusalem timur, Jumat, (24/11/2023). Pembebasan tersebut terjadi pada hari pertama dari empat hari pembebasan. Kesepakatan gencatan senjata hari ini antara Israel dan Hamas di mana militan Gaza berjanji akan membebaskan 50 sandera dengan imbalan 150 warga Palestina yang dipenjarakan oleh Israel. 

TRIBUNTORAJA.COM, TEL AVIV - Sebanyak 13 warga negara (WN) Israel dan empat WN Thailand yang menjadi sandera Hamas dilaporkan telah tiba di Israel.

Ke-17 sandera Israel tersebut dibebaskan sayap militer Hamas, Briagade Al-Qassam, Sabtu (25/11/2023) malam waktu setempat ke Komite Internasional Palang Merah.

Mereka menjadi bagian dari pertukaran tahanan antara Israel-Hamas, di mana Israel juga membebaskan 39 tahanan Palestina.

 

 

Ini merupakan pertukaran tahanan kedua antara Israel dan Hamas, setelah diberlakukannya gencatan senjata, Jumat (24/11/2023).

“Dalam rangka jeda kemanusiaan, Brigade Al-Qassam menyerahkan lebih dari 13 warga Israel ke Palang Merah,” bunyi pernyataan Brigade Al-Qassam dikutip dari Anadolu Agency.

Sementara itu dilaporkan The Guardian, 13 warga Israel dan empat warga Thailand yang ditahan Hamas telah tiba di Israel, Minggu (26/11/2023)./

 

Baca juga: Israel Serbu RS Indonesia di Gaza, Genset Hancur dan 1 Wanita Tewas

 

Kesepakatan petukaran sandera kedua ini nyaris gagal karena adanya permasalahan terkait pengiriman bantuan ke Gaza.

Perselisihan itu mengancam gencatan senjata sementara dalam pembebasan tawanan yang dimediasi Qatar dan Mesir ini.

Pada tayangan TV menunjukkan para sandera berada di perbatasan Rafah di sisi Mesir setelah meninggalkan Gaza, setelah diserahkan oleh Brigade Al-Qassam kepada palang merah.

 

Baca juga: Hamas dan Israel Sepakat Jeda Pertempuran

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved