Minggu, 17 Mei 2026

Papeda dan Kapurung Jadi Google Doodle Hari Ini, Warisan Budaya dari Timur Indonesia

Google menampilkan logo dengan sajian Papeda untuk merayakan peringatan 8 tahun Papeda ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda Indonesia.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Papeda dan Kapurung Jadi Google Doodle Hari Ini, Warisan Budaya dari Timur Indonesia
tangkapan layar
Sajian Papeda atau Kapurung yang jadi Google Doodle hari ini, Jumat (20/10/2023). 

Banyak masyarakat di Indonesia mempertahankan pohon sagu selama beradab-abad.

Papeda menjadi bagian dari upacara adat dan perayaan di berbagai masyarakat di Indonesia timur.

Mengutip Kompas.com, papeda banyak ditemui Papua, Maluku, hingga beberapa daerah di Sulawesi.

Masyarakat di Papua dan Maluku kerap menghidangkan papeda dalam upacara-upacara adat, satu di antaranya dalam upacara Watani Kame.

Upacara itu digelar sebagai tanda berakhirnya siklus kematian seseorang.

Di Inanwatan (Sorong Selatan), papeda wajib disuguhkan ketika upacara kelahiran anak pertama.

Di Pulau Seram, Maluku, papeda dikenal dengan sebutan sonar monne.

Bagi masyarakat adat Papua, sagu sangat dihormati.

Karena itu, kerap ada upacara khusus saat memanen sagu sebagai rasa syukur atas hasil panen sagu yang melimpah.

"Sagu adalah inti dari berbagai ritual masyarakat adat di pesisir dan dataran rendah Papua," ujar antropolog JR Mansoben.

Alternatif Gandum

Sagu bisa menjadi alternatif gandum untuk mitigasi perubahan iklim dan krisis pangan dunia.

Saat mengunjungi Papua pada Desember 2022, Direktur Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia untuk Timor Leste dan Indonesia, Rajendra Aryal, menyebut perubahan iklim dan perang memengaruhi stok dan harga gandum di dunia.

Gandum adalah bahan baku untuk membuat mi instan.

Perubahan iklim dan perang memengaruhi stok dan harga gandum di dunia.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved